
Buka rekening bank luar negeri untuk PayPal di Grey, lalu tarik saldo PayPal ke rekening USD atau GBP atas nama Anda. Buka akun Grey Anda sekarang.
Olayoyin Olorunmota
•
September 23, 2026
•
6 menit baca
PayPal adalah salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk mengirim dan menerima uang di seluruh dunia. Karena itu, PayPal penting bagi freelancer, pekerja remote, dan pemilik bisnis yang melayani klien internasional. Namun, banyak pengguna, terutama yang tinggal di luar AS, Inggris, dan Uni Eropa, kesulitan menghubungkan rekening bank luar negeri untuk PayPal agar bisa menarik saldo dengan lancar.
Jika Anda pernah terkendala pilihan penarikan yang terbatas, biaya konversi yang tinggi, atau transaksi yang lambat, membuka rekening bank luar negeri bisa menjadi jalan keluarnya. Anda bisa melakukannya dengan Grey.
Fitur PayPal berbeda-beda di setiap negara, dan di banyak negara pilihan penarikannya terbatas. Pengguna tetap bisa mengirim dan menerima uang, tetapi sering kesulitan menarik dana secara langsung. Inilah alasan rekening bank luar negeri menjadi solusi terbaik:
Membuat akun Grey cepat dan mudah, cukup dengan beberapa data pribadi. Berikut cara memulainya:




Berikut dokumen yang perlu Anda siapkan:
Setelah identitas Anda terverifikasi, Anda bisa mengakses rekening bank Anda.
Dengan rekening valas Grey, Anda kini bisa menghubungkannya ke PayPal dan menarik pembayaran dengan mudah.
Setelah akun Grey Anda siap, menghubungkannya ke PayPal cukup mudah:
Baca juga: Cara menerima pembayaran dari PayPal
Berikut alasan utama Grey menjadi pilihan terbaik untuk menarik saldo PayPal:
Buka rekening bank luar negeri untuk PayPal di Grey hari ini dan nikmati akses mudah ke dana Anda. Baik Anda freelancer, pemilik bisnis, maupun pekerja remote, Grey menyederhanakan pembayaran internasional agar Anda bisa fokus pada hal yang benar-benar penting.
Buat akun Grey Anda sekarang atau unduh aplikasinya untuk menikmati layanan keuangan global yang inklusif, dirancang agar Anda bisa membawa impian melintasi batas negara.

Negara terbaik untuk bekerja di Asia, dari Singapura hingga Filipina, dengan kisaran gaji, biaya hidup, dan info visa. Bandingkan pilihan Anda sekarang.
Priscila Marotti
•
September 23, 2026
•
6 menit baca
Asia bukan sekadar destinasi. Kawasan ini membuka jalan bagi lompatan karier, budaya yang hidup, dan gaya hidup baru yang menarik. Dari pusat teknologi yang tumbuh pesat hingga kota pesisir yang tenang dan cocok untuk kerja jarak jauh, Asia punya tempat untuk setiap profesional. Entah Anda mengejar gaji lebih tinggi, keseimbangan kerja dan hidup yang lebih baik, atau tantangan baru di pasar yang dinamis, selalu ada negara di Asia yang sesuai dengan tujuan karier Anda.
Panduan ini membahas negara terbaik untuk bekerja di Asia, lengkap dengan informasi praktis tentang penghasilan, biaya hidup, budaya kerja, dan pilihan visa.
Bahasa Inggris banyak digunakan di negara seperti Singapura, Malaysia, dan Filipina. Namun di tempat lain seperti Thailand, Vietnam, Korea Selatan, dan Indonesia, mempelajari bahasa setempat bisa sangat meningkatkan peluang kerja dan membantu Anda beradaptasi.
Sebagian besar negara di Asia memiliki kombinasi layanan kesehatan publik dan swasta. Layanan publik bisa terjangkau, tetapi banyak ekspatriat memilih asuransi kesehatan swasta agar mendapat perawatan yang lebih cepat dan berkualitas. Penyedia seperti Insured Nomads menawarkan paket asuransi kesehatan internasional yang cocok untuk ekspatriat di Asia.
Upah minimum sangat beragam di Asia, tetapi gaji untuk tenaga profesional terampil umumnya kompetitif, terutama di industri teknologi, keuangan, dan manufaktur.
Biaya hidup bisa sangat berbeda antarnegara, bahkan antarkota. Singapura dan Seoul termasuk yang paling mahal, sedangkan Vietnam dan Filipina menawarkan gaya hidup yang lebih terjangkau.
Sebagian besar negara Asia dalam panduan ini stabil secara politik dengan tingkat kejahatan yang rendah. Meski begitu, tetaplah mengikuti perkembangan aturan dan kebiasaan setempat.
Pilihan hunian beragam, mulai dari apartemen mewah di pusat kota hingga rumah terjangkau di pinggiran. Pelajari pilihan sewa, harga rata-rata, dan lingkungan yang ramah ekspatriat sebelum pindah.
Negara kepulauan yang rapi ini adalah salah satu kekuatan utama Asia Tenggara, tempat efisiensi bertemu peluang. Dengan infrastruktur kelas dunia, layanan kesehatan unggul, dan tata kelola yang baik, Singapura tidak hanya menawarkan standar hidup yang tinggi, tetapi juga standar kerja yang tinggi.

Kalau hidup Anda serba terjadwal dan Google Calendar terasa seperti asisten pribadi, Singapura adalah tempat yang pas. Negara-kota ini berkembang berkat ketepatan, profesionalisme, dan inovasi. Gaji di bidang keuangan, teknologi, dan logistik termasuk yang tertinggi di Asia.
Singapura juga menjadi pusat strategis dan markas regional banyak perusahaan global, sehingga ruang Anda untuk berkembang lebih luas.
Biaya hidup:
Sewa tempat tinggal dan makan di luar tergolong mahal. Apartemen satu kamar tidur di pusat kota bisa mencapai sekitar USD 2.500 per bulan. Transportasi umum terjangkau dan andal.
Rata-rata gaji bulanan:
USD 3.500–7.000 (posisi tingkat menengah di bidang teknologi, keuangan, dan pemasaran).
Info visa: Ajukan Employment Pass (EP) jika Anda tenaga profesional yang sudah mendapat tawaran kerja. Informasi lengkap tersedia di situs Kementerian Tenaga Kerja Singapura.
Jika Anda digerakkan oleh seni, estetika, dan ambisi, Korea Selatan adalah arena kreatif Anda. Di sini istana berusia berabad-abad berdampingan dengan kafe berlampu neon, dan tradisi berpadu dengan tren modern.

Dari studio desain independen di Seoul hingga lokasi syuting film di Busan, Korea semakin menjadi magnet bagi kreator di bidang gim, mode, media, dan hiburan. Negara ini juga berkembang di bidang pengembangan perangkat lunak dan strategi bisnis.
Dengan industri budaya pop yang kuat dan ekosistem teknologi yang berkembang, Korea Selatan menginspirasi dan penuh peluang.
Biaya hidup:
Seoul mahal, tetapi kota lain lebih terjangkau. Siapkan sekitar USD 1.200–2.500 per bulan, tergantung lokasi.
Rata-rata gaji bulanan:
USD 2.500–5.000 (bidang desain, media, TI, dan digital).
Info visa: Visa E-7 ditujukan bagi tenaga profesional asing di bidang khusus. Cek syaratnya di portal imigrasi resmi Korea, Hi Korea.
Anda mendambakan keseimbangan: rapat Zoom yang produktif di pagi hari, lalu jus mangga di tepi pantai pada sore hari. Thailand menawarkan keduanya.

Dengan budaya yang ramah, biaya hidup rendah, dan internet yang andal, Thailand menjadi pilihan utama bagi freelancer, pekerja jarak jauh, dan wirausahawan kreatif.
Chiang Mai dan Bangkok menjadi yang terdepan, dengan ruang kerja bersama, komunitas ekspatriat, dan banyak peluang di bidang pariwisata, e-commerce, pendidikan, dan layanan digital.
Thailand juga meluncurkan pilihan visa baru untuk pekerja jarak jauh, sehingga Anda lebih mudah bekerja secara legal sambil menikmati gaya hidupnya.
Biaya hidup:
USD 800–1.800 per bulan, termasuk sewa, makan, dan transportasi.
Rata-rata gaji bulanan:
USD 1.500–3.500 (pekerjaan jarak jauh atau posisi ekspatriat di bidang teknologi, konten, dan sejenisnya).
Jika Anda nyaman di tengah kesibukan yang teratur dan ingin pekerjaan Anda berarti, India adalah tempat inovasi bertemu dampak.

India semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat teknologi dan startup global. Kota seperti Bengaluru, Hyderabad, dan Pune penuh peluang di bidang perangkat lunak, fintech, manajemen produk, dan teknik.
Baik Anda sedang membangun produk besar berikutnya maupun memecahkan masalah penting, bekerja di India berarti menjadi bagian dari ekosistem yang bergerak cepat dan punya tujuan.
Biaya hidup:
Bahkan di kota besar, biaya hidup relatif rendah. USD 500–1.200 per bulan sudah bisa menutup sebagian besar kebutuhan pokok.
Rata-rata gaji bulanan:
USD 1.000–3.000 (bidang teknologi, pemasaran jarak jauh, dan startup).
Info visa: Employment Visa tersedia bagi tenaga profesional terampil yang sudah mendapat tawaran kerja. Mulailah di portal resmi Indian Visa Online.
Vietnam adalah bintang baru yang sering terlewat, padahal negara ini makin sulit diabaikan. Dengan ekosistem teknologi yang berkembang pesat dan lonjakan startup baru, Vietnam menawarkan peluang menarik bagi developer, pemasar, dan profesional di awal karier yang ingin cepat berkembang.

Ho Chi Minh City dan Hanoi menjadi pusat geliat ini, dengan komunitas wirausahawan, freelancer, dan pekerja jarak jauh yang membangun hal-hal baru. Ditambah biaya hidup rendah, budaya yang kaya, dan kuliner jalanan yang luar biasa, Anda mendapat lingkungan dinamis tempat kreativitas dan ambisi tumbuh.
Jika Anda siap membangun masa depan di tempat yang sedang melaju, Vietnam menanti Anda.
Biaya hidup:
Sangat terjangkau: USD 600–1.200 per bulan, termasuk sewa, makan, dan hiburan.
Rata-rata gaji bulanan:
USD 1.200–2.800 (bidang digital, kreatif, atau teknologi).
Info visa: Anda memerlukan izin kerja (Work Permit) dan Kartu Izin Tinggal Sementara (Temporary Residence Card atau TRC). Periksa persyaratan terbaru di situs resmi imigrasi Vietnam.
Kuala Lumpur menawarkan yang terbaik dari dua dunia: gedung pencakar langit, kuliner jalanan, dan ritme hidup yang santai. Kota ini cocok bagi profesional yang menginginkan kenyamanan tanpa kemewahan berlebihan dan pertumbuhan karier yang stabil.

Malaysia berkembang pesat di bidang layanan digital, teknik, dan e-commerce. Ada juga program visa untuk digital nomad, sehingga Anda mudah menetap sebagai pekerja jarak jauh.
Dengan bahasa Inggris yang banyak digunakan dan masyarakat yang beragam, Malaysia terasa ramah sekaligus praktis.
Biaya hidup:
USD 800–1.600 per bulan untuk sebagian besar gaya hidup.
Rata-rata gaji bulanan:
USD 1.800–3.500 (pekerjaan jarak jauh atau pekerjaan lokal di bidang teknologi dan bisnis).
Di balik pantai Bali yang indah bak kartu pos, ada komunitas ruang kerja bersama, startup, dan profesional jarak jauh yang terus tumbuh.

Industri utama seperti teknologi, pariwisata, dan keberlanjutan menarik para profesional yang mencari fleksibilitas dan makna. Bali dan Jakarta menjadi pusat populer dengan infrastruktur yang baik dan jaringan ekspatriat yang kuat.
Indonesia menawarkan keseimbangan kerja dan gaya hidup yang sulit ditandingi, tetapi pastikan Anda meneliti infrastruktur di lokasi pilihan Anda.
Biaya hidup:
USD 600–1.400 per bulan, tergantung kota dan gaya hidup Anda.
Rata-rata gaji bulanan:
USD 1.200–2.500 (kerja jarak jauh atau pekerjaan di startup lokal).
Cek realitas: Infrastruktur berbeda-beda di setiap pulau, jadi lakukan riset terlebih dahulu.
Filipina telah menjadi salah satu tujuan paling populer di Asia bagi pekerja jarak jauh, profesional digital, dan ahli outsourcing. Dikenal dengan kemampuan bahasa Inggris yang kuat, masyarakat yang ramah, dan ekonomi digital yang terus tumbuh, negara ini menawarkan perpaduan ideal antara kerja dan gaya hidup.

Metro Manila, Cebu, dan Davao adalah pusat utama bagi freelancer, startup, dan tim jarak jauh. Filipina sangat menarik bagi profesional di bidang layanan pelanggan, asisten virtual, pemasaran, pembuatan konten, dan layanan TI, berkat industri outsourcing-nya yang kuat.
Di luar pekerjaan, negara ini menawarkan pantai yang memukau, kota yang semarak, dan biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan banyak negara Asia lainnya.
Biaya hidup:
Terjangkau. Anda bisa hidup nyaman dengan USD 700–1.500 per bulan, tergantung kota atau pulaunya.
Rata-rata gaji bulanan:
USD 1.200–2.500 (pekerjaan jarak jauh, layanan digital, pekerjaan kreatif, dan pekerjaan terkait outsourcing).
Info visa:
Filipina telah mengesahkan visa digital nomad melalui Perintah Eksekutif No. 86 tanggal 24 April 2025, dengan masa tinggal hingga satu tahun yang dapat diperpanjang. Banyak pekerja jarak jauh juga memakai visa turis jangka panjang yang bisa diperpanjang hingga beberapa bulan. Periksa status dan persyaratan terbaru di situs Departemen Luar Negeri Filipina (DFA) sebelum mengajukan.
Negara mana pun yang paling cocok untuk Anda, menerima bayaran dari klien internasional, pemberi kerja, atau platform freelance seharusnya tidak rumit. Dengan Grey, Anda bisa membuka akun USD, EUR, dan GBP secara gratis untuk menerima uang seperti warga lokal.
Grey dibuat untuk profesional seperti Anda: berwawasan global, dengan gaya hidup lokal.
Mengapa memilih Grey?
Buka akun internasional gratis Anda di Grey hari ini dan bekerjalah dari mana saja, sesuai cara Anda.

Ingin kerja di Afrika? Kenali negara terbaik untuk berkarier, kisaran upah minimum, pasar kerja, dan budaya kerjanya. Buka akun Grey dan mulai rencanakan.
Priscila Marotti
•
September 23, 2026
•
6 menit baca
Afrika dengan cepat menjadi pusat peluang kerja, berkat ekonominya yang beragam, budayanya yang kaya, dan permintaan tenaga profesional terampil yang terus naik. Di banyak negara Afrika, bisnis dijalankan dengan rasa kebersamaan yang kuat, dan hubungan pribadi sama pentingnya dengan hubungan profesional. Nilai tradisional seperti "Ubuntu" (keyakinan akan ikatan berbagi universal yang menyatukan seluruh umat manusia) membentuk budaya kerja dan menawarkan suasana yang berbeda dari lingkungan kerja yang serba cepat dan individualistis.
Bagi Anda yang ingin memperluas wawasan, kerja di Afrika bukan sekadar masuk ke pasar kerja yang sedang tumbuh. Di sana, perkembangan karier berjalan beriringan dengan pengalaman budaya. Jadi, jika Anda mencari kemajuan karier sekaligus hubungan yang lebih dalam dengan dunia, Afrika bisa menjadi petualangan besar Anda berikutnya.
Sebelum pindah, ada beberapa faktor penting yang perlu Anda pertimbangkan sebelum kerja di Afrika:
Keragaman bahasa adalah faktor penting di Afrika. Bahasa Inggris, Prancis, dan Portugis umum digunakan di banyak negara, tetapi bahasa lokal juga banyak dipakai. Mempelajari bahasa lokal atau bahasa resmi yang luas penggunaannya, seperti bahasa Inggris atau Prancis, dapat meningkatkan peluang kerja Anda dan memudahkan adaptasi.
Sistem layanan kesehatan di Afrika beragam, dan layanan kesehatan publik di beberapa wilayah masih terbatas. Banyak ekspatriat memilih asuransi kesehatan swasta agar mendapat layanan yang lebih baik. Dengan penyedia seperti Insured Nomads, ekspatriat bisa mendapatkan perlindungan menyeluruh, ketenangan pikiran, dan akses ke layanan medis terbaik di mana pun mereka berada.
Upah minimum sangat bervariasi antarnegara Afrika. Meneliti kisaran gaji di negara tujuan membantu Anda menetapkan ekspektasi keuangan yang realistis.
Biaya hidup bisa sangat berbeda antarkota dan antarwilayah. Pastikan Anda memahami biaya tempat tinggal, makanan, transportasi, dan pengeluaran harian lainnya di lokasi baru.
Keamanan adalah pertimbangan penting. Beberapa wilayah mungkin mengalami ketidakstabilan politik, jadi penting untuk meneliti kondisi keamanan di negara tujuan.
Pasar perumahan berbeda di setiap wilayah, dan mencari tempat tinggal yang nyaman bisa sulit di beberapa daerah. Pelajari pilihan sewa dan lingkungan tempat tinggal sebelum mengambil keputusan.
Berikut beberapa negara terbaik untuk kerja di Afrika.

Afrika Selatan adalah salah satu ekonomi paling maju di Afrika, dengan banyak peluang, terutama di bidang keuangan, pertambangan, pertanian, dan teknologi. Kota seperti Johannesburg dan Cape Town menjadi pusat yang ramai bagi pekerja terampil, khususnya di bidang keuangan, TI, dan teknik.
Upah minimum di Afrika Selatan sekitar ZAR 4.500 (sekitar USD 220) per bulan. Meski gaji di beberapa sektor bisa lebih rendah, ekspatriat di industri yang banyak dicari seperti TI, teknik, dan keuangan bisa mendapatkan gaji yang kompetitif.
Afrika Selatan memiliki sistem layanan kesehatan campuran, dengan pilihan publik dan swasta. Banyak ekspatriat memilih layanan swasta karena layanan publik bisa terbatas di beberapa daerah. Biaya hidup berbeda di setiap kota, dan Cape Town serta Johannesburg termasuk yang paling mahal. Beberapa kota yang lebih terjangkau di Afrika Selatan antara lain Durban, Gqeberha (dulu Port Elizabeth), dan Kimberley.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

Kenya dengan cepat menjadi pusat teknologi dan inovasi di Afrika, terutama Nairobi yang sering dijuluki "Silicon Savannah". Negara ini mencatat pertumbuhan besar di sektor teknologi, keuangan, dan agribisnis, dengan banyak peluang karier bagi tenaga profesional terampil.
Upah minimum di Kenya sekitar KES 15.000 (sekitar USD 120) per bulan. Namun, profesional di sektor teknologi dan keuangan bisa mendapatkan gaji lebih tinggi, dan besarnya gaji sangat bergantung pada industri.
Sistem layanan kesehatan Kenya mencakup pilihan publik dan swasta. Biaya hidup di Nairobi bisa lebih tinggi daripada di wilayah lain di negara itu, tetapi tetap terjangkau dibandingkan banyak kota di negara Barat.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

Nigeria adalah salah satu ekonomi terbesar di Afrika dan menawarkan beragam peluang di sektor minyak dan gas, keuangan, telekomunikasi, dan teknologi. Lagos, Abuja, dan Port Harcourt adalah kota utama bagi profesional terampil, terutama di bidang teknologi, keuangan, dan energi.
Upah minimum bulanan di Nigeria sekitar NGN 70.000 (sekitar USD 60). Namun, profesional bisa mendapatkan gaji jauh di atas upah minimum nasional di industri yang banyak dicari seperti minyak dan gas, TI, dan keuangan.
Sistem layanan kesehatan Nigeria merupakan gabungan penyedia publik dan swasta. Banyak ekspatriat memilih layanan swasta karena kualitasnya lebih baik. Biaya hidup di kota seperti Lagos relatif tinggi, tetapi tetap terjangkau dibandingkan banyak kota besar lain di dunia.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

Mesir, salah satu ekonomi terbesar dan paling berpengaruh di Afrika, menawarkan beragam peluang kerja, terutama di bidang keuangan, pariwisata, teknologi, dan manufaktur. Kairo, pusat ekonominya, menarik profesional perbankan, TI, dan teknik, sementara Alexandria dan New Cairo juga tumbuh menjadi pusat bisnis baru.
Upah minimum di Mesir sekitar EGP 3.500 (sekitar USD 115) per bulan, meski gaji sangat bervariasi tergantung industri dan pengalaman. Ekspatriat di sektor seperti teknologi, keuangan, dan energi bisa mendapatkan gaji kompetitif, terutama di perusahaan multinasional.
Mesir memiliki sistem layanan kesehatan campuran, dengan pilihan publik dan swasta. Banyak ekspatriat memilih layanan swasta karena kualitas dan aksesnya lebih baik. Biaya hidup relatif terjangkau, meski tempat tinggal di kawasan elite bisa mahal.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

Senegal, salah satu ekonomi paling stabil di Afrika Barat, menawarkan berbagai peluang kerja, terutama di bidang keuangan, pertanian, pariwisata, dan telekomunikasi. Dakar, ibu kota sekaligus pusat ekonominya, menarik profesional di bidang perbankan, teknologi, dan perdagangan internasional, sementara wilayah lain mengembangkan industri energi terbarukan dan perikanan.
Upah minimum di Senegal sekitar XOF 64.000 (sekitar USD 105) per bulan, meski gaji sangat bervariasi tergantung industri dan pengalaman. Ekspatriat di sektor yang banyak dicari seperti TI, teknik, dan keuangan bisa mendapatkan gaji kompetitif, terutama di perusahaan multinasional atau LSM.
Senegal memiliki pilihan layanan kesehatan publik dan swasta, dan klinik swasta menawarkan layanan yang lebih berkualitas. Meski biaya hidup di Dakar relatif tinggi dibandingkan kota lain di Afrika Barat, kota ini tetap terjangkau bagi banyak ekspatriat.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

Namibia, salah satu negara paling stabil secara politik dan ekonomi di Afrika, menawarkan berbagai peluang kerja, terutama di bidang pertambangan, pariwisata, pertanian, dan energi terbarukan. Windhoek, ibu kota sekaligus pusat ekonominya, menjadi rumah bagi industri yang berkembang seperti perbankan, perdagangan, dan logistik, sementara wilayah seperti Erongo dan Otjozondjupa menjadi pusat pertambangan dan manufaktur.
Upah minimum di Namibia berbeda menurut sektor, dengan pekerja rumah tangga menerima upah dasar NAD 1.564 (sekitar USD 85) per bulan. Namun, profesional terampil, terutama di bidang teknik, energi, dan keuangan, bisa mendapatkan gaji jauh lebih tinggi, khususnya di perusahaan multinasional atau proyek yang didukung pemerintah.
Namibia memiliki sistem layanan kesehatan campuran dengan fasilitas publik dan swasta. Layanan kesehatan swasta menawarkan kualitas lebih baik dan menjadi pilihan banyak ekspatriat. Biaya hidup di Windhoek relatif tinggi dibandingkan kota lain di Namibia, tetapi tetap terjangkau dibandingkan kota-kota besar dunia.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

Maroko, salah satu ekonomi paling dinamis di Afrika Utara, menawarkan beragam peluang kerja di bidang perdagangan, pariwisata, manufaktur, dan energi terbarukan. Casablanca, pusat keuangan negara itu, menarik profesional di bidang perbankan, TI, dan logistik, sementara Marrakesh dan Agadir menjadi pusat utama industri pariwisata.
Upah minimum di Maroko sekitar MAD 3.100 (sekitar USD 310) per bulan, meski gaji bervariasi tergantung industri dan pengalaman. Profesional terampil di sektor seperti keuangan, teknologi, dan teknik bisa mendapatkan penghasilan lebih tinggi, terutama di perusahaan multinasional atau proyek pemerintah.
Maroko memiliki sistem layanan kesehatan publik dan swasta, dan klinik swasta menawarkan layanan lebih baik dengan waktu tunggu lebih singkat. Biaya hidup relatif terjangkau, tetapi kota besar seperti Casablanca dan Rabat bisa lebih mahal.
Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:
Baik Anda mempertimbangkan Afrika Selatan, Kenya, Nigeria, maupun negara Afrika lainnya, benua ini punya banyak peluang bagi profesional terampil. Akses ke layanan keuangan yang efisien, seperti layanan perbankan global online, dapat memudahkan kepindahan Anda dan membantu mengelola keuangan selama beradaptasi di tempat baru.
Buka akun Grey hari ini dan siapkan kepindahan Anda ke Afrika dengan lebih tenang.

Cara buka rekening Bank of America untuk non-residen: syarat dokumen, kunjungan ke cabang, dan alternatif akun USD tanpa alamat AS. Bandingkan opsinya.
Olayoyin Olorunmota
•
September 23, 2026
•
6 menit baca
Punya rekening bank di Amerika Serikat membuka banyak peluang. Banyak orang yang membutuhkan peluang itu justru tinggal di luar AS, sehingga mereka perlu mitra perbankan AS yang bisa diandalkan. Dan kalau bicara nama besar perbankan Amerika, Bank of America (BoA) sering berada di urutan teratas.
Lalu, bisakah orang yang bukan warga negara atau penduduk AS buka rekening Bank of America? Jawabannya: bisa, tetapi tidak selalu mudah. Dalam beberapa paragraf berikut, saya akan menjelaskan prosesnya, dokumen yang Anda perlukan, dan apa yang bisa dilakukan jika Anda tidak memenuhi syarat. Kami juga akan memperkenalkan alternatif yang lebih sederhana bagi freelancer, digital nomad, dan profesional global: Grey.
Bisa, Bank of America menerima nasabah yang bukan penduduk AS, tetapi dengan beberapa catatan penting. Untuk non-residen, prosesnya dilakukan dengan membuat janji temu di kantor cabang (financial center) Bank of America, jadi Anda perlu datang langsung ke AS. Pengajuan jarak jauh untuk non-residen umumnya tidak diterima karena aturan keuangan AS dan persyaratan Know Your Customer (KYC).
Menurut Bank of America, syarat utamanya adalah Anda bukan warga negara AS dan memiliki alamat fisik tempat Anda tinggal. Selama syarat ini terpenuhi dan dokumen Anda lengkap, peluang Anda untuk membuka rekening cukup besar.
Baca juga: Syarat rekening Chase, Wells Fargo, dan Bank of America
Berikut dokumen yang umumnya Anda perlukan sebagai non-residen, berdasarkan halaman resmi Bank of America untuk profesional internasional:
Setiap cabang bisa meminta dokumen tambahan, jadi sebaiknya telepon dulu sebelum datang.
Umumnya tidak, kecuali Anda sudah memiliki Social Security Number, alamat di AS, dan bisa memverifikasi identitas secara elektronik. Jika Anda bukan warga negara atau penduduk AS dan tidak sedang berada di AS, Anda tidak akan bisa membuka rekening BoA secara online.
Di sinilah banyak non-residen terhambat, terutama freelancer atau pekerja remote yang hanya mencari cara aman untuk menerima pembayaran dalam USD.
Berikut beberapa hambatan umum saat membuka rekening bank Amerika sebagai non-residen:
Jika salah satu kendala ini Anda alami, alternatif digital bisa menjadi pilihan terbaik.
Jika Anda tinggal di luar AS dan mencari cara yang lebih cepat dan mudah untuk mengelola dolar AS, Grey bisa menjadi jawabannya.
Grey menyediakan akun virtual USD, GBP, dan EUR bagi individu yang tinggal di negara lain. Anda tidak perlu ke AS, mengurus dokumen yang rumit, atau menunggu persetujuan berminggu-minggu. Detail akun USD Grey disediakan melalui Lead Bank; Grey adalah perusahaan teknologi finansial, bukan bank.
Grey dirancang untuk pekerja remote, freelancer, digital nomad, dan warga global yang membutuhkan kebebasan finansial lintas negara.
Anda bisa membuka akun Grey dalam hitungan menit. Caranya:
Kunjungi Grey.co atau unduh aplikasinya dari App Store atau Google Play, lalu buat akun dengan email Anda.
Unggah identitas yang masih berlaku (seperti paspor atau KTP), swafoto, dan bukti alamat (seperti tagihan listrik atau rekening koran). Grey menggunakan data ini untuk kepatuhan KYC.
Setelah terverifikasi, buka bagian "Accounts" dan pilih "USD". Anda akan mendapatkan detail akun, termasuk nomor rekening dan nomor routing.
Gunakan detail tersebut untuk menerima dana dari platform, klien, atau pemberi kerja di AS.
Anda bisa menyimpan USD atau mengonversinya ke mata uang lokal saat kursnya menguntungkan, lalu menariknya ke rekening bank lokal Anda.
Membuka rekening di Bank of America sebagai non-residen memang mungkin, tetapi tidak selalu praktis. Bank of America termasuk pilihan yang cukup terbuka, asalkan Anda bisa datang langsung ke AS dan membawa dokumen yang tepat.
Buat akun Grey Anda hari ini atau unduh aplikasinya untuk menikmati layanan keuangan global yang inklusif, yang dirancang untuk membawa impian Anda melintasi batas negara.