Jika Anda memulai dan menjalankan bisnis sendirian tanpa membentuk badan hukum usaha yang terpisah, itulah usaha perseorangan atau sole proprietorship. Anda adalah bisnis itu, dan bisnis itu adalah Anda. Anda menikmati seluruh keuntungan, mengambil setiap keputusan, dan melaporkan pajak lewat SPT pribadi Anda.
Usaha perseorangan (sole proprietorship) adalah bisnis tidak berbadan hukum yang dimiliki dan dijalankan oleh satu orang, tanpa pemisahan hukum antara pemilik dan bisnisnya. Bentuk ini paling sederhana untuk dimulai, hampir tidak butuh dokumen, dan labanya dikenai pajak sebagai penghasilan pribadi pemilik. Pemilik bertanggung jawab pribadi atas utang bisnis.
Usaha perseorangan adalah struktur bisnis yang paling umum di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Sebelum bisnis Anda berkembang melewati titik tertentu, ada baiknya Anda memahami betul apa artinya dan di mana batas-batasnya.
Apa itu sole proprietor?
Sole proprietor adalah orang yang memiliki dan menjalankan sendiri sebuah bisnis tidak berbadan hukum. Tidak ada pembedaan hukum antara individu tersebut dan bisnisnya. Di mata hukum, pemilik dan bisnisnya adalah entitas yang sama.
Inilah struktur bisnis paling sederhana di AS. Jika Anda mulai bekerja lepas, berjualan produk secara online, atau memberikan jasa konsultasi atas nama sendiri tanpa mendaftarkan LLC atau korporasi, bisnis Anda kemungkinan besar termasuk usaha perseorangan. Anda tidak perlu mengurus dokumen untuk mendirikannya, meskipun mungkin tetap butuh izin atau lisensi setempat, tergantung jenis usaha dan lokasinya.
Tidak adanya pemisahan ini cukup penting dan bisa menjadi kelemahan. Sole proprietor memiliki aset bisnis, sehingga dialah yang terutama bertanggung jawab atas semua utang dan kewajiban bisnis.
Kelebihan usaha perseorangan
Berikut beberapa alasan usaha perseorangan bisa menjadi pilihan yang bagus:
- Sederhana: Anda bisa langsung beroperasi tanpa membentuk badan hukum terpisah. Jika Anda mulai berbisnis atas nama sendiri, Anda umumnya otomatis menjadi sole proprietor.
- Biaya rendah: Negara bagian tidak memungut biaya untuk mendirikan usaha perseorangan, berbeda dengan saat Anda mendirikan LLC atau korporasi. Biaya pendaftaran LLC atau korporasi berkisar dari USD 50 hingga beberapa ratus dolar, tergantung negara bagiannya.
- Kendali penuh: Sebagai pemilik tunggal, Andalah yang memegang kendali. Anda mengambil setiap keputusan bisnis tanpa perlu berkonsultasi dengan mitra, dewan direksi, atau pemegang saham.
- Pelaporan pajak sederhana: Penghasilan bisnis dilaporkan di SPT pribadi Anda menggunakan Schedule C. Umumnya Anda tidak perlu mengajukan SPT pajak penghasilan federal terpisah untuk bisnis tersebut.
- Mudah dibubarkan: Sama seperti saat memulainya sendiri, Anda juga bisa menghentikan bisnis kapan pun Anda rasa tepat. Karena bisnis tidak punya keberadaan hukum terpisah, menutupnya cukup dengan menghentikan kegiatan usaha. Tidak ada proses pembubaran formal seperti pada LLC atau korporasi.
Kekurangan usaha perseorangan
Menjadi sole proprietor juga punya sisi negatif, terutama karena bisnis tidak bisa dipisahkan dari pemiliknya. Kekurangannya antara lain:
- Tanggung jawab pribadi tidak terbatas: Inilah kelemahan terbesarnya. Karena bisnis dan pemiliknya sama di mata hukum, aset pribadi Anda, termasuk rumah, mobil, dan tabungan, bisa terancam jika bisnis punya utang yang belum dibayar atau digugat. Kreditur berpotensi menagih dari harta pribadi Anda.
- Lebih sulit mencari modal: Menurut SBA, usaha perseorangan bisa kesulitan menghimpun dana karena tidak dapat menjual saham, dan bank cenderung enggan memberi pinjaman kepada usaha perseorangan.
- Pajak wirausaha: Sole proprietor membayar pajak wirausaha (self-employment tax) sebesar 15,3% untuk Social Security dan Medicare atas penghasilan bersih bisnis, di luar pajak penghasilan biasa. Beban pajaknya jauh lebih tinggi dibandingkan penghasilan setara sebagai karyawan W-2, yang separuh pajak tersebut ditanggung pemberi kerja.
- Kredibilitas di mata klien besar: Sebagian perusahaan dan kontrak pemerintah mewajibkan kerja sama dengan badan usaha yang terdaftar resmi, seperti LLC atau korporasi. Hal ini bisa membatasi klien yang dapat dilayani sole proprietor.
- Kredit bisnis dan pribadi tidak terpisah: Usaha perseorangan tidak menciptakan identitas kredit hukum yang terpisah dari pemiliknya. Karena itu, riwayat keuangan pribadi Anda bisa sangat berpengaruh saat Anda mengajukan pembiayaan bisnis.
Cara kerja pajak usaha perseorangan
Usaha perseorangan menggunakan "pass-through taxation" atau pajak terusan. Bisnisnya sendiri umumnya tidak membayar pajak penghasilan federal. Sebaliknya, laba atau ruginya dilaporkan di SPT pribadi pemilik. Berikut beberapa hal yang perlu Anda pahami tentang pajak bagi sole proprietor.
Schedule C: Penghasilan dan biaya bisnis dilaporkan di Schedule C (Profit or Loss From Business), yang dilampirkan pada Form 1040 milik pemilik. Laba bersih bisnis ditambahkan ke penghasilan lain pemilik dan dikenai pajak dengan tarif pajak penghasilan pribadinya.
Pajak wirausaha: Sole proprietor umumnya membayar pajak wirausaha atas penghasilan bersih bisnisnya. Tarifnya saat ini 15,3%, mencakup bagian pemberi kerja dan bagian karyawan untuk Social Security dan Medicare yang biasanya dibagi antara karyawan dan pemberi kerjanya.
Pajak estimasi triwulanan: Bagi karyawan, pemberi kerja memotong pajak dari setiap gaji. Namun bagi sole proprietor, jika Anda memperkirakan akan berutang pajak federal sebesar USD 1.000 atau lebih untuk tahun tersebut, Anda mungkin wajib membayar pajak estimasi sepanjang tahun. Tidak membayar angsuran yang diwajibkan dapat berujung denda.
Pengurangan: Sejumlah biaya bisnis yang sah, termasuk biaya kantor di rumah, peralatan, perlengkapan, perjalanan dinas, dan sebagian biaya asuransi kesehatan, dapat dikurangkan dari penghasilan Anda. Hasilnya, penghasilan bersih kena pajak menjadi lebih kecil, begitu pula pajak yang akhirnya Anda bayar. Memahami apa saja yang bisa dikurangkan akan sangat membantu menekan total beban pajak Anda.
Jika klien membayar Anda sebagai kontraktor independen, Anda mungkin menerima formulir 1099 yang mencatat penghasilan yang dibayarkan kepada Anda selama tahun pajak. Formulir ini Anda gunakan untuk mengisi Schedule C dengan akurat.
Cara memulai usaha perseorangan
Memulai usaha perseorangan mungkin terasa membingungkan. Namun, begitu Anda tahu langkah-langkahnya, prosesnya jauh lebih mudah.
- Pilih nama bisnis: Anda bisa beroperasi dengan nama resmi Anda tanpa mendaftarkan nama bisnis terpisah. Jika ingin memakai nama lain, Anda mungkin perlu mendaftarkan nama "Doing Business As" (DBA) di negara bagian atau county Anda.
- Urus lisensi dan izin yang dibutuhkan: Persyaratannya tergantung bidang usaha dan lokasi Anda. Periksa ketentuan kota, county, dan negara bagian untuk mengetahui lisensi atau izin apa yang berlaku bagi bisnis Anda.
- Buat EIN jika perlu: Sole proprietor tanpa karyawan biasanya bisa memakai Social Security Number untuk keperluan pajak. Meski begitu, Employer Identification Number (EIN) yang bisa didapat gratis dari IRS akan berguna jika Anda berencana merekrut karyawan atau membuka rekening bank bisnis.
- Buka rekening bank bisnis terpisah: Usaha perseorangan memang tidak memisahkan Anda dari bisnis secara hukum, tetapi menyimpan pemasukan dan pengeluaran bisnis di rekening terpisah membuat pembukuan dan pelaporan pajak jauh lebih mudah.
- Pertimbangkan membentuk LLC seiring pertumbuhan bisnis: Usaha perseorangan bisa cocok saat bisnis Anda masih kecil dan berisiko rendah. Ketika pendapatan, tanggung jawab, atau risiko hukum Anda bertambah, LLC dapat memberikan perlindungan atas tanggung jawab pribadi.
Cara menerima pembayaran sebagai sole proprietor
Menerima pembayaran seharusnya mudah, apalagi jika Anda bekerja dengan klien di negara lain.
Klien internasional mungkin membayar lewat transfer kawat bank (wire transfer), tetapi transfer ini bisa dikenai biaya tinggi, kurs yang kurang menguntungkan, dan keterlambatan. Rekening multi-mata uang dapat memberi Anda detail rekening lokal untuk menerima berbagai mata uang, sehingga klien lebih mudah membayar Anda.
Dengan Grey, Anda bisa menerima dan menyimpan mata uang seperti USD, GBP, dan EUR menggunakan detail rekening lokal. Dengan membuka rekening multi-mata uang di Grey, klien dapat membayar Anda melalui metode pembayaran lokal alih-alih mengirim wire transfer internasional yang mahal. Anda juga bisa menerima pembayaran dari klien dan platform di AS.
Anda dapat memakai kartu virtual Grey yang terhubung ke saldo mata uang asing Anda untuk berbelanja langsung dalam mata uang yang Anda miliki. Cara ini membantu Anda menghindari biaya transaksi luar negeri yang tidak perlu saat membayar sesuatu di luar negeri.
Terima pembayaran dalam USD dengan Grey dan dapatkan rekening EUR serta GBP untuk mengelola penghasilan bisnis lokal dan internasional Anda di satu tempat.
Pertanyaan umum seputar usaha perseorangan
Apa itu usaha perseorangan secara sederhana?
Usaha perseorangan adalah bisnis yang dimiliki dan dijalankan oleh satu orang, tanpa pemisahan hukum antara pemilik dan bisnisnya. Jika Anda mulai bekerja lepas, menjadi konsultan, atau berjualan produk tanpa mendaftarkan LLC atau korporasi, Anda umumnya beroperasi sebagai sole proprietor.
Apakah usaha perseorangan perlu didaftarkan?
Biasanya tidak, jika Anda beroperasi dengan nama resmi Anda. Jika ingin memakai nama bisnis yang berbeda, Anda mungkin perlu mendaftarkan nama "Doing Business As" (DBA) ke pemerintah setempat atau negara bagian. Sebagian bisnis juga mungkin memerlukan lisensi atau izin khusus.
Bagaimana usaha perseorangan dikenai pajak?
Penghasilan usaha perseorangan dikenai pajak sebagai penghasilan pribadi pemilik melalui pass-through taxation. Laba dan rugi dilaporkan di Schedule C, yang dilampirkan pada SPT pribadi pemilik, yaitu Form 1040. Pemilik juga membayar pajak wirausaha (15,3%) atas penghasilan bersih bisnis untuk iuran Social Security dan Medicare.
Apakah LLC lebih baik daripada usaha perseorangan?
Belum tentu. Usaha perseorangan lebih mudah dan murah untuk dimulai, sedangkan LLC memberikan perlindungan atas tanggung jawab pribadi tetapi disertai biaya dan persyaratan tambahan. Banyak pemilik bisnis memulai sebagai sole proprietor lalu beralih ke LLC seiring bisnisnya berkembang.
Apakah saya bertanggung jawab secara pribadi sebagai sole proprietor?
Ya. Karena tidak ada pemisahan hukum antara pemilik dan bisnis dalam usaha perseorangan, pemilik bertanggung jawab secara pribadi atas semua utang, kewajiban, dan putusan hukum terhadap bisnis. Artinya, aset pribadi, termasuk tabungan, properti, dan harta lainnya, bisa ditagih oleh kreditur atau penggugat jika bisnis tidak mampu menutup kewajibannya.
Bagaimana cara menerima pembayaran sebagai sole proprietor?
Anda bisa dibayar lewat transfer bank, cek, atau platform pembayaran seperti PayPal dan Stripe. Jika bekerja dengan klien internasional, rekening multi-mata uang dapat memberi Anda detail rekening lokal untuk menerima dana, sehingga klien lebih mudah membayar Anda tanpa wire transfer internasional yang mahal.





