<script type="application/ld+json" data-schema-version="grey-blog-v4"> [{"@context":"https://schema.org","@type":"BlogPosting","@id":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia#article","headline":"Wise vs PayPal di Indonesia: mana yang lebih baik?","description":"Wise vs PayPal di Indonesia: lihat perbedaan biaya, kurs, kecepatan, dan keamanan untuk freelancer dan pekerja remote. Bandingkan dan pilih yang tepat.","inLanguage":"id","url":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia","mainEntityOfPage":{"@id":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia#webpage"},"datePublished":"2026-10-07T06:00:00+01:00","dateModified":"2026-10-07T06:00:00+01:00","author":{"@type":"Person","@id":"https://grey.co/authors/adeolu-titus-adekunle#person","name":"Adeolu Titus Adekunle","url":"https://grey.co/authors/adeolu-titus-adekunle","sameAs":["https://www.linkedin.com/in/titusadeoluadekunle/"]},"publisher":{"@type":"Organization","@id":"https://grey.co/#organization","name":"Grey","url":"https://grey.co","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https://cdn.prod.website-files.com/6360022338a81bd6fdbb1145/6564ae1077a67e39d3c491a6_Grey%20Logo%20Lockup%20Black.svg"}},"image":{"@id":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia#primaryimage"},"translationOfWork":{"@id":"https://grey.co/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia#article"}},{"@context":"https://schema.org","@type":"WebPage","@id":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia#webpage","url":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia","name":"Wise vs PayPal di Indonesia: biaya, kurs, kecepatan | Grey","description":"Wise vs PayPal di Indonesia: lihat perbedaan biaya, kurs, kecepatan, dan keamanan untuk freelancer dan pekerja remote. Bandingkan dan pilih yang tepat.","inLanguage":"id","primaryImageOfPage":{"@id":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia#primaryimage"},"breadcrumb":{"@id":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia#breadcrumb"}},{"@context":"https://schema.org","@type":"ImageObject","@id":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia#primaryimage","url":"https://cdn.prod.website-files.com/636a85d290ee58e70c17e1c0/6a300e684b555109ffa1dad1_6a300e66acf28d6695bf391a_wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia__header-image.webp","contentUrl":"https://cdn.prod.website-files.com/636a85d290ee58e70c17e1c0/6a300e684b555109ffa1dad1_6a300e66acf28d6695bf391a_wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia__header-image.webp","width":1200,"height":675,"caption":"Sampul artikel perbandingan Wise vs PayPal untuk pengguna di Indonesia"},{"@context":"https://schema.org","@type":"BreadcrumbList","@id":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https://grey.co/id"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Blog","item":"https://grey.co/id/blog"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Wise vs PayPal di Indonesia: mana yang lebih baik?","item":"https://grey.co/id/blog/wise-vs-paypal-which-is-better-in-indonesia"}]}] </script>

Wise vs PayPal di Indonesia: mana yang lebih baik?

Adeolu Titus Adekunle

DAFTAR ISI

BAGIKAN ARTIKEL INI

Memilih layanan pembayaran yang tepat sangat penting bagi pelaku bisnis, freelancer, dan ekspatriat di Indonesia agar transaksi lintas negara tetap efisien dan terjangkau. Dua nama yang paling sering dipakai untuk keperluan ini adalah Wise dan PayPal, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya.

Artikel ini membandingkan Wise vs PayPal secara menyeluruh dan menilai mana yang lebih cocok untuk pengguna di Indonesia.

Mengenal Wise

Wise adalah platform pembayaran digital yang banyak dipakai untuk transfer uang internasional lewat akun multimata uang. Sejak berdiri pada 2011, Wise tumbuh menjadi salah satu layanan pembayaran lintas negara terdepan di dunia dan mendukung sekitar 40 mata uang. Platform ini menonjolkan transparansi dan biaya transaksi yang rendah, dengan konversi mata uang memakai kurs tengah (mid-market rate).

Mengenal PayPal

PayPal sudah hadir jauh lebih lama (sejak 1998) dan tetap menjadi salah satu platform pembayaran digital terbesar, terutama untuk belanja online dan transfer antarpengguna. PayPal beroperasi di lebih dari 200 negara, termasuk Indonesia. Penggunanya bisa membuat akun untuk mengirim, menerima, dan membelanjakan uang ke seluruh dunia. Berkat reputasinya selama bertahun-tahun, fitur perlindungan pembeli, dan integrasinya dengan platform e-commerce seperti eBay dan Shopify, PayPal diterima secara luas, baik di dalam maupun di luar Indonesia.

Perbedaan Wise dan PayPal

Untuk membandingkan kedua layanan ini dengan adil, kami melihat proses pembuatan akun, struktur biaya, kurs, kecepatan transfer, mata uang yang didukung, layanan pelanggan, dan keamanan.

Pembuatan akun dan ketersediaan di Indonesia

Membuat akun Wise maupun PayPal di Indonesia cukup mudah, tetapi ada beberapa perbedaan penting:

  • Wise: Anda bisa mendaftar dengan identitas Indonesia, alamat lokal, dan rekening bank. Wise juga menyediakan akun multimata uang yang mendukung USD, EUR, GBP, dan mata uang utama lainnya.
  • PayPal: Pengguna di Indonesia bisa membuka akun pribadi atau bisnis dengan alamat email, lalu menghubungkan rekening bank lokal untuk penarikan. Namun, PayPal tidak menyediakan fitur saldo multimata uang penuh untuk semua pengguna Indonesia, sehingga dana sering otomatis dikonversi ke IDR.

Wise lebih fleksibel untuk menyimpan dan mengelola beberapa mata uang, sedangkan PayPal lebih cocok jika Anda tidak berniat menyimpan dana dalam mata uang asing.

Kurs dan biaya Wise vs PayPal

Salah satu perbedaan terbesar antara Wise dan PayPal ada pada cara keduanya menetapkan kurs dan biaya.

  • Wise: Wise memakai kurs tengah tanpa markup tersembunyi. Biaya transaksinya transparan dan ditampilkan di awal, sebelum transfer selesai. Besarnya tergantung mata uang dan metode pembayaran, tetapi umumnya rendah.
  • PayPal: PayPal mengenakan markup konversi mata uang sekitar 3% di atas kurs tengah. PayPal juga memungut biaya transaksi untuk transfer internasional yang lebih tinggi daripada Wise, biasanya 2% hingga 5%. Menerima pembayaran untuk pekerjaan freelance atau layanan digital juga bisa dikenai biaya layanan tambahan.

Secara umum, biaya Wise cenderung lebih rendah dan lebih mudah diperkirakan untuk transfer internasional dari atau ke Indonesia, sedangkan PayPal bisa lebih murah untuk pembayaran domestik yang sederhana.

Kecepatan dan kemudahan

Kecepatan penting untuk pembayaran yang mendesak. Kedua platform sama-sama cukup cepat, tetapi dengan cara yang berbeda.

  • Wise: Banyak transfer tiba di hari yang sama, tergantung jalur pembayarannya.
  • PayPal: Pembayaran antarakun PayPal masuk seketika, tetapi penarikan ke bank di Indonesia bisa memakan waktu 3 sampai 5 hari kerja.

Wise sering lebih cepat untuk transfer langsung ke rekening bank, sedangkan PayPal unggul untuk transfer instan antardompet.

Mata uang dan metode pembayaran yang didukung

Keduanya punya jangkauan yang luas, sehingga cukup fleksibel.

  • Wise: Mendukung lebih dari 40 mata uang, termasuk USD, EUR, GBP, AUD, SGD, dan IDR. Pengguna bisa mengirim, menerima, dan menyimpan uang dalam berbagai mata uang.
  • PayPal: Mendukung lebih dari 25 mata uang, tetapi otomatis mengonversi dana ke IDR untuk sebagian besar pengguna Indonesia, yang bisa menambah biaya konversi.

Wise lebih fleksibel untuk mengelola berbagai mata uang, sedangkan konversi otomatis PayPal membuatnya kurang ideal untuk menyimpan dana dalam mata uang asing.

LDMAG1

Keamanan dan keandalan

Wise dan PayPal sama-sama penyedia layanan keuangan yang diawasi regulator, dengan sistem keamanan yang kuat:

  • Wise: Memegang izin dari otoritas keuangan di berbagai negara. Wise memakai enkripsi tingkat lanjut dan proses verifikasi berlapis untuk melindungi dana pengguna.
  • PayPal: Juga diawasi ketat dan sudah lama dipercaya. PayPal menyediakan perlindungan pembeli dan penjual, yang sangat berguna bagi pelaku e-commerce.

Wise dan PayPal sama-sama aman, tetapi perlindungan pembeli dari PayPal memberi nilai tambah untuk transaksi bisnis.

Layanan pelanggan dan aksesibilitas

Layanan pelanggan yang sigap dan membantu sangat penting saat terjadi sengketa.

  • Wise: Menyediakan live chat dan dukungan email dengan respons cepat. Aplikasinya mudah dipakai dan menampilkan setiap transaksi secara transparan.
  • PayPal: Jaringan layanan pelanggannya lebih besar, tetapi penyelesaian sengketa bisa lebih lambat, terutama soal pembatasan akun.

Dukungan Wise lebih langsung dan efisien, sedangkan skala PayPal yang besar kadang membuat penyelesaian sengketa lebih lama.

Wise vs PayPal: mana yang lebih baik di Indonesia?

Jadi, lebih baik Wise atau PayPal? Keduanya punya peran berbeda dalam ekonomi kerja remote Indonesia yang terus tumbuh.

  • Wise paling cocok untuk profesional yang mengutamakan transparansi, biaya lebih rendah, dan kendali atas kurs. Wise ideal bagi freelancer, pekerja remote, dan usaha kecil yang rutin bertransaksi lintas negara.
  • PayPal tetap praktis bagi Anda yang mengandalkan marketplace global atau lebih suka transfer instan di dalam ekosistemnya, meski biayanya lebih tinggi.

Saat fokus membandingkan Wise vs PayPal, banyak orang melewatkan alternatif efisien seperti Grey. Grey adalah layanan pembayaran lintas negara yang dirancang untuk freelancer, digital nomad, ekspatriat, pelaku bisnis, orang yang sering bepergian, dan pelajar internasional. Dengan perlindungan keamanan yang ketat dan proses pembayaran yang cepat, Anda bisa mengelola USD, GBP, dan EUR dalam satu platform, lalu menarik dana dalam IDR ke rekening bank lokal Anda. Grey dikenal dengan struktur biaya yang transparan, biaya rendah, dan kurs yang kompetitif saat Anda menarik dana ke rekening lokal. Membuka akun Grey juga cukup mudah.

Mulai pakai Grey hari ini untuk transaksi internasional yang efisien di Indonesia.

‍

Terakhir diperbarui:

October 7, 2026

Open a free Grey account to get startedJoin 1 million digital nomads
JIKA ANDA MENYUKAI ARTIKEL INI, BACA JUGA

Bisakah non-residen buka rekening Bank of America? Ini syarat dan caranya

•

•

2 menit baca

Punya rekening bank di Amerika Serikat membuka banyak peluang. Banyak orang yang membutuhkan peluang itu justru tinggal di luar AS, sehingga mereka perlu mitra perbankan AS yang bisa diandalkan. Dan kalau bicara nama besar perbankan Amerika, Bank of America (BoA) sering berada di urutan teratas.

Lalu, bisakah orang yang bukan warga negara atau penduduk AS buka rekening Bank of America? Jawabannya: bisa, tetapi tidak selalu mudah. Dalam beberapa paragraf berikut, saya akan menjelaskan prosesnya, dokumen yang Anda perlukan, dan apa yang bisa dilakukan jika Anda tidak memenuhi syarat. Kami juga akan memperkenalkan alternatif yang lebih sederhana bagi freelancer, digital nomad, dan profesional global: Grey.

Bisakah non-residen AS buka rekening Bank of America?

Bisa, Bank of America menerima nasabah yang bukan penduduk AS, tetapi dengan beberapa catatan penting. Untuk non-residen, prosesnya dilakukan dengan membuat janji temu di kantor cabang (financial center) Bank of America, jadi Anda perlu datang langsung ke AS. Pengajuan jarak jauh untuk non-residen umumnya tidak diterima karena aturan keuangan AS dan persyaratan Know Your Customer (KYC).

Menurut Bank of America, syarat utamanya adalah Anda bukan warga negara AS dan memiliki alamat fisik tempat Anda tinggal. Selama syarat ini terpenuhi dan dokumen Anda lengkap, peluang Anda untuk membuka rekening cukup besar.

Baca juga: Syarat rekening Chase, Wells Fargo, dan Bank of America

Syarat buka rekening Bank of America untuk non-residen

Berikut dokumen yang umumnya Anda perlukan sebagai non-residen, berdasarkan halaman resmi Bank of America untuk profesional internasional:

  • Identitas utama, misalnya paspor asing yang masih berlaku (dengan atau tanpa visa AS)
  • Identitas sekunder, misalnya SIM asing berfoto, SIM AS, atau kartu debit atau kartu kredit berlogo Visa atau Mastercard
  • Dua alamat: alamat fisik tempat tinggal Anda di luar negeri dan alamat surat-menyurat di AS
  • Nomor identitas pajak: Foreign Tax Identification Number (FTIN) dari negara Anda. Bank of America tidak mewajibkan Social Security Number (SSN); SSN atau Individual Taxpayer Identification Number (ITIN) cukup dicantumkan jika Anda sudah memilikinya

Setiap cabang bisa meminta dokumen tambahan, jadi sebaiknya telepon dulu sebelum datang.

Bisakah buka rekening Bank of America secara online sebagai non-residen?

Umumnya tidak, kecuali Anda sudah memiliki Social Security Number, alamat di AS, dan bisa memverifikasi identitas secara elektronik. Jika Anda bukan warga negara atau penduduk AS dan tidak sedang berada di AS, Anda tidak akan bisa membuka rekening BoA secara online.

Di sinilah banyak non-residen terhambat, terutama freelancer atau pekerja remote yang hanya mencari cara aman untuk menerima pembayaran dalam USD.

Kendala umum yang dihadapi non-residen

Berikut beberapa hambatan umum saat membuka rekening bank Amerika sebagai non-residen:

  • Tidak punya SSN atau ITIN: banyak bank AS meminta salah satunya.
  • Tidak punya alamat di AS: ini menjadi syarat di sebagian besar pengajuan, baik online maupun di cabang.
  • Harus datang langsung: sebagian besar bank, termasuk BoA, tidak membuka rekening non-residen dari jarak jauh.
  • Belum memahami aturan FATCA: sebagian bank meminta dokumen kepatuhan pajak tambahan sesuai hukum AS.
  • Proses yang lama atau permintaan dokumen tambahan.

Jika salah satu kendala ini Anda alami, alternatif digital bisa menjadi pilihan terbaik.

Solusi modern: Grey untuk layanan keuangan internasional tanpa batas

Jika Anda tinggal di luar AS dan mencari cara yang lebih cepat dan mudah untuk mengelola dolar AS, Grey bisa menjadi jawabannya.

Grey menyediakan akun virtual USD, GBP, dan EUR bagi individu yang tinggal di negara lain. Anda tidak perlu ke AS, mengurus dokumen yang rumit, atau menunggu persetujuan berminggu-minggu. Detail akun USD Grey disediakan melalui Lead Bank; Grey adalah perusahaan teknologi finansial, bukan bank.

Mengapa Grey menjadi alternatif yang cerdas:

  • Buat akun USD online tanpa biaya bulanan, tanpa SSN atau alamat di AS.
  • Terima pembayaran dari klien dan platform AS seperti Upwork dan Payoneer.
  • Simpan beberapa mata uang (USD, GBP, EUR) dalam satu aplikasi.
  • Konversi ke mata uang lokal dengan kurs yang kompetitif.
  • Tarik dana dengan mudah ke rekening bank lokal Anda.

Grey dirancang untuk pekerja remote, freelancer, digital nomad, dan warga global yang membutuhkan kebebasan finansial lintas negara.

Cara membuka akun Grey sebagai non-residen AS

Anda bisa membuka akun Grey dalam hitungan menit. Caranya:

Daftar

Kunjungi Grey.co atau unduh aplikasinya dari App Store atau Google Play, lalu buat akun dengan email Anda.

Verifikasi identitas

Unggah identitas yang masih berlaku (seperti paspor atau KTP), swafoto, dan bukti alamat (seperti tagihan listrik atau rekening koran). Grey menggunakan data ini untuk kepatuhan KYC.

Minta akun USD Anda

Setelah terverifikasi, buka bagian "Accounts" dan pilih "USD". Anda akan mendapatkan detail akun, termasuk nomor rekening dan nomor routing.

Terima pembayaran

Gunakan detail tersebut untuk menerima dana dari platform, klien, atau pemberi kerja di AS.

Konversi dan tarik dana

Anda bisa menyimpan USD atau mengonversinya ke mata uang lokal saat kursnya menguntungkan, lalu menariknya ke rekening bank lokal Anda.

Membuka rekening di Bank of America sebagai non-residen memang mungkin, tetapi tidak selalu praktis. Bank of America termasuk pilihan yang cukup terbuka, asalkan Anda bisa datang langsung ke AS dan membawa dokumen yang tepat.

Buat akun Grey Anda hari ini atau unduh aplikasinya untuk menikmati layanan keuangan global yang inklusif, yang dirancang untuk membawa impian Anda melintasi batas negara.

‍

Apakah Grey aman dan legit digunakan? Ulasan jujur untuk 2026

•

•

2 menit baca

Kami membangun Grey agar orang dan bisnis lebih mudah menerima, mengelola, dan membelanjakan uang lintas negara.

Dengan Grey, Anda bisa menyimpan mata uang asing, menukarnya satu sama lain, berbelanja dengan kartu yang terhubung, dan mengirim uang ke luar negeri, semuanya dari satu platform.

Namun, dalam urusan layanan keuangan, pertanyaan soal kepercayaan selalu muncul: apakah Grey aman?

Jika Anda berencana memakai Grey untuk menerima pembayaran, menyimpan valuta asing, atau mengelola transaksi internasional, wajar saja kalau Anda punya banyak pertanyaan.

Berikut penjelasan singkat tentang cara kerja Grey dan sistem yang kami terapkan untuk menjaga uang serta data Anda tetap aman.

Apakah Grey aman?

Grey adalah perusahaan teknologi finansial, bukan bank, dan kami ingin menyampaikannya dengan jelas sejak awal. Grey menyediakan rekening multimata uang dan infrastruktur pembayaran. Anda bisa menyimpan USD, EUR, dan GBP, menukar antarmata uang, berbelanja dengan kartu, dan menarik dana ke rekening bank lokal Anda.

Sebagai penyedia layanan keuangan, kami beroperasi dalam kerangka kepatuhan yang dirancang untuk melindungi pengguna dan memastikan akuntabilitas. Kerangka ini mencakup:

  • Persyaratan KYC (Know Your Customer atau Kenali Pelanggan Anda)
  • Regulasi AML (Anti-Money Laundering atau anti pencucian uang)
  • Pemantauan transaksi dan pemeriksaan kepatuhan yang berkelanjutan

Kerangka ini merupakan standar di industri keuangan dan penting untuk mencegah penipuan serta aktivitas ilegal.

Kami juga bekerja sama dengan lembaga mitra yang teregulasi untuk menyediakan layanan kami.

Keamanan situs web dan aplikasi

Grey dirancang terutama untuk digunakan secara online dan di dalam aplikasi, jadi kami menanamkan keamanan di setiap lapisan pengalaman.

Untuk membuka akun, Anda harus menyelesaikan proses verifikasi dan membuat kredensial login yang aman. Setelah aktif, akun Anda dilindungi dengan:

  • Autentikasi dua faktor
  • Keamanan tingkat perangkat (seperti biometrik)
  • Pemantauan sistem secara terus-menerus

Di balik layar, kami menjalankan pemeriksaan keamanan dan sistem pemantauan untuk mendeteksi serta mencegah aktivitas mencurigakan.

Dari sisi Anda, Anda bisa:

  • Memantau transaksi secara real time
  • Membekukan atau mengaktifkan kembali kartu seketika
  • Mengelola beberapa kartu untuk keperluan berbeda
  • Melacak saldo di berbagai mata uang

Fitur-fitur ini memberi Anda transparansi dan kendali atas keuangan Anda.

Apakah aman mengirim uang dengan Grey?

Ya, Grey aman untuk mengirim uang ke luar negeri.

Sebelum melakukan transfer, Anda perlu memverifikasi akun terlebih dahulu. Dengan begitu, semua transaksi terhubung dengan identitas yang sudah diverifikasi sehingga risiko penipuan berkurang.

Pembayaran Anda diproses melalui jaringan keuangan yang aman, dan Anda bisa melacak transaksi di dalam aplikasi.

Jika butuh bantuan, Anda bisa menghubungi support@grey.co untuk pertanyaan seputar transaksi atau akun.

Apakah aman menyimpan uang di akun Grey?

Dana yang Anda simpan di akun Grey tidak dicampur dengan dana operasional kami. Dana tersebut disimpan di lembaga mitra yang teregulasi, dalam rekening terpisah.

Artinya:

  • Uang Anda selalu terpisah dari dana perusahaan
  • Dana Anda tersedia saat Anda membutuhkannya
  • Anda bisa menukar, membelanjakan, atau menarik dana kapan saja

Berbeda dengan bank konvensional, Grey tidak menggunakan dana nasabah untuk pinjaman. Fokus kami adalah memberi akses, perpindahan, dan kendali atas uang, bukan memutar simpanan nasabah.

Mengapa verifikasi itu penting?

Mengapa Anda perlu mengirimkan dokumen identitas, bukti alamat, dan kadang informasi tambahan tentang sumber penghasilan atau kegiatan usaha?

Jawabannya adalah regulasi. Penyedia layanan keuangan wajib secara hukum memverifikasi identitas pelanggannya. Inilah kepatuhan KYC (Know Your Customer), yang dirancang untuk mencegah pencucian uang, penipuan, dan kejahatan keuangan lainnya. Setiap bank, platform fintech, atau pemroses pembayaran yang sah wajib melakukannya.

Saat kami meminta KTP atau paspor, bukti alamat, atau dokumen usaha untuk Grey Business, kami sedang mematuhi hukum sekaligus menjaga keamanan Anda.

Di mana posisi Grey Business?

Kami merancang Grey Business untuk UKM, agensi, startup, dan tim yang sedang berkembang yang membutuhkan infrastruktur keuangan setingkat bisnis untuk operasi internasional.

Dengan begitu, keuangan pribadi dan bisnis terpisah lebih jelas, sesuatu yang penting untuk pembukuan, kepatuhan pajak, dan kredibilitas profesional.

Bagi bisnis, kepatuhan dan struktur jauh lebih penting daripada bagi perorangan. Anda mengelola dana perusahaan, mungkin bersama mitra, investor, atau dengan kewajiban regulasi tertentu. Karena itu, Grey Business menawarkan rekening USD dan USDC, pembayaran massal dalam berbagai mata uang, serta akses ke beberapa kartu virtual USD.

Baca juga: Mengenal Grey Business

Kapan Grey mungkin kurang cocok untuk Anda

Jika Anda membutuhkan layanan perbankan tradisional seperti pinjaman, KPR, atau cerukan (overdraft), kami tidak menyediakannya. Fokus kami adalah rekening multimata uang dan pembayaran, bukan layanan perbankan penuh.

Jika semua kegiatan Anda hanya dalam satu mata uang dan tidak pernah berurusan dengan pembayaran internasional, Anda mungkin tidak memerlukan Grey.

Jika Anda kurang nyaman dengan layanan keuangan yang sepenuhnya digital dan lebih suka datang ke kantor cabang, Grey kurang cocok untuk Anda. Semua bisa Anda kelola lewat aplikasi dan layanan dukungan online kami yang siap 24/7.

Jadi, apakah Grey legit dan aman?

Apakah Grey legit? Ya. Apakah Grey aman? Ya.

Pertanyaannya sebenarnya bukan apakah Grey aman secara mutlak, melainkan apakah Grey alat yang tepat untuk kebutuhan Anda. Jika Anda mengelola valuta asing, menerima pembayaran internasional, atau menjalankan bisnis dengan operasi lintas negara, Grey adalah pilihan yang tepat.

Kepercayaan butuh waktu, dan itu wajar. Kalau masih ragu, mulailah dari yang kecil. Gunakan Grey untuk satu pembayaran, lihat cara kerjanya, lalu putuskan sendiri.

Buka akun Grey gratis atau coba Grey Business jika Anda siap mengelola pembayaran internasional dengan infrastruktur yang tepat.

‍

Wise vs PayPal di Indonesia: mana yang lebih baik?

•

•

2 menit baca

Memilih layanan pembayaran yang tepat sangat penting bagi pelaku bisnis, freelancer, dan ekspatriat di Indonesia agar transaksi lintas negara tetap efisien dan terjangkau. Dua nama yang paling sering dipakai untuk keperluan ini adalah Wise dan PayPal, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya.

Artikel ini membandingkan Wise vs PayPal secara menyeluruh dan menilai mana yang lebih cocok untuk pengguna di Indonesia.

Mengenal Wise

Wise adalah platform pembayaran digital yang banyak dipakai untuk transfer uang internasional lewat akun multimata uang. Sejak berdiri pada 2011, Wise tumbuh menjadi salah satu layanan pembayaran lintas negara terdepan di dunia dan mendukung sekitar 40 mata uang. Platform ini menonjolkan transparansi dan biaya transaksi yang rendah, dengan konversi mata uang memakai kurs tengah (mid-market rate).

Mengenal PayPal

PayPal sudah hadir jauh lebih lama (sejak 1998) dan tetap menjadi salah satu platform pembayaran digital terbesar, terutama untuk belanja online dan transfer antarpengguna. PayPal beroperasi di lebih dari 200 negara, termasuk Indonesia. Penggunanya bisa membuat akun untuk mengirim, menerima, dan membelanjakan uang ke seluruh dunia. Berkat reputasinya selama bertahun-tahun, fitur perlindungan pembeli, dan integrasinya dengan platform e-commerce seperti eBay dan Shopify, PayPal diterima secara luas, baik di dalam maupun di luar Indonesia.

Perbedaan Wise dan PayPal

Untuk membandingkan kedua layanan ini dengan adil, kami melihat proses pembuatan akun, struktur biaya, kurs, kecepatan transfer, mata uang yang didukung, layanan pelanggan, dan keamanan.

Pembuatan akun dan ketersediaan di Indonesia

Membuat akun Wise maupun PayPal di Indonesia cukup mudah, tetapi ada beberapa perbedaan penting:

  • Wise: Anda bisa mendaftar dengan identitas Indonesia, alamat lokal, dan rekening bank. Wise juga menyediakan akun multimata uang yang mendukung USD, EUR, GBP, dan mata uang utama lainnya.
  • PayPal: Pengguna di Indonesia bisa membuka akun pribadi atau bisnis dengan alamat email, lalu menghubungkan rekening bank lokal untuk penarikan. Namun, PayPal tidak menyediakan fitur saldo multimata uang penuh untuk semua pengguna Indonesia, sehingga dana sering otomatis dikonversi ke IDR.

Wise lebih fleksibel untuk menyimpan dan mengelola beberapa mata uang, sedangkan PayPal lebih cocok jika Anda tidak berniat menyimpan dana dalam mata uang asing.

Kurs dan biaya Wise vs PayPal

Salah satu perbedaan terbesar antara Wise dan PayPal ada pada cara keduanya menetapkan kurs dan biaya.

  • Wise: Wise memakai kurs tengah tanpa markup tersembunyi. Biaya transaksinya transparan dan ditampilkan di awal, sebelum transfer selesai. Besarnya tergantung mata uang dan metode pembayaran, tetapi umumnya rendah.
  • PayPal: PayPal mengenakan markup konversi mata uang sekitar 3% di atas kurs tengah. PayPal juga memungut biaya transaksi untuk transfer internasional yang lebih tinggi daripada Wise, biasanya 2% hingga 5%. Menerima pembayaran untuk pekerjaan freelance atau layanan digital juga bisa dikenai biaya layanan tambahan.

Secara umum, biaya Wise cenderung lebih rendah dan lebih mudah diperkirakan untuk transfer internasional dari atau ke Indonesia, sedangkan PayPal bisa lebih murah untuk pembayaran domestik yang sederhana.

Kecepatan dan kemudahan

Kecepatan penting untuk pembayaran yang mendesak. Kedua platform sama-sama cukup cepat, tetapi dengan cara yang berbeda.

  • Wise: Banyak transfer tiba di hari yang sama, tergantung jalur pembayarannya.
  • PayPal: Pembayaran antarakun PayPal masuk seketika, tetapi penarikan ke bank di Indonesia bisa memakan waktu 3 sampai 5 hari kerja.

Wise sering lebih cepat untuk transfer langsung ke rekening bank, sedangkan PayPal unggul untuk transfer instan antardompet.

Mata uang dan metode pembayaran yang didukung

Keduanya punya jangkauan yang luas, sehingga cukup fleksibel.

  • Wise: Mendukung lebih dari 40 mata uang, termasuk USD, EUR, GBP, AUD, SGD, dan IDR. Pengguna bisa mengirim, menerima, dan menyimpan uang dalam berbagai mata uang.
  • PayPal: Mendukung lebih dari 25 mata uang, tetapi otomatis mengonversi dana ke IDR untuk sebagian besar pengguna Indonesia, yang bisa menambah biaya konversi.

Wise lebih fleksibel untuk mengelola berbagai mata uang, sedangkan konversi otomatis PayPal membuatnya kurang ideal untuk menyimpan dana dalam mata uang asing.

LDMAG1

Keamanan dan keandalan

Wise dan PayPal sama-sama penyedia layanan keuangan yang diawasi regulator, dengan sistem keamanan yang kuat:

  • Wise: Memegang izin dari otoritas keuangan di berbagai negara. Wise memakai enkripsi tingkat lanjut dan proses verifikasi berlapis untuk melindungi dana pengguna.
  • PayPal: Juga diawasi ketat dan sudah lama dipercaya. PayPal menyediakan perlindungan pembeli dan penjual, yang sangat berguna bagi pelaku e-commerce.

Wise dan PayPal sama-sama aman, tetapi perlindungan pembeli dari PayPal memberi nilai tambah untuk transaksi bisnis.

Layanan pelanggan dan aksesibilitas

Layanan pelanggan yang sigap dan membantu sangat penting saat terjadi sengketa.

  • Wise: Menyediakan live chat dan dukungan email dengan respons cepat. Aplikasinya mudah dipakai dan menampilkan setiap transaksi secara transparan.
  • PayPal: Jaringan layanan pelanggannya lebih besar, tetapi penyelesaian sengketa bisa lebih lambat, terutama soal pembatasan akun.

Dukungan Wise lebih langsung dan efisien, sedangkan skala PayPal yang besar kadang membuat penyelesaian sengketa lebih lama.

Wise vs PayPal: mana yang lebih baik di Indonesia?

Jadi, lebih baik Wise atau PayPal? Keduanya punya peran berbeda dalam ekonomi kerja remote Indonesia yang terus tumbuh.

  • Wise paling cocok untuk profesional yang mengutamakan transparansi, biaya lebih rendah, dan kendali atas kurs. Wise ideal bagi freelancer, pekerja remote, dan usaha kecil yang rutin bertransaksi lintas negara.
  • PayPal tetap praktis bagi Anda yang mengandalkan marketplace global atau lebih suka transfer instan di dalam ekosistemnya, meski biayanya lebih tinggi.

Saat fokus membandingkan Wise vs PayPal, banyak orang melewatkan alternatif efisien seperti Grey. Grey adalah layanan pembayaran lintas negara yang dirancang untuk freelancer, digital nomad, ekspatriat, pelaku bisnis, orang yang sering bepergian, dan pelajar internasional. Dengan perlindungan keamanan yang ketat dan proses pembayaran yang cepat, Anda bisa mengelola USD, GBP, dan EUR dalam satu platform, lalu menarik dana dalam IDR ke rekening bank lokal Anda. Grey dikenal dengan struktur biaya yang transparan, biaya rendah, dan kurs yang kompetitif saat Anda menarik dana ke rekening lokal. Membuka akun Grey juga cukup mudah.

Mulai pakai Grey hari ini untuk transaksi internasional yang efisien di Indonesia.

‍

Negara terbaik untuk bekerja di Asia: gaji, biaya hidup, dan visa

•

•

2 menit baca

Asia bukan sekadar destinasi. Kawasan ini membuka jalan bagi lompatan karier, budaya yang hidup, dan gaya hidup baru yang menarik. Dari pusat teknologi yang tumbuh pesat hingga kota pesisir yang tenang dan cocok untuk kerja jarak jauh, Asia punya tempat untuk setiap profesional. Entah Anda mengejar gaji lebih tinggi, keseimbangan kerja dan hidup yang lebih baik, atau tantangan baru di pasar yang dinamis, selalu ada negara di Asia yang sesuai dengan tujuan karier Anda.

Panduan ini membahas negara terbaik untuk bekerja di Asia, lengkap dengan informasi praktis tentang penghasilan, biaya hidup, budaya kerja, dan pilihan visa.

Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum bekerja di Asia

Bahasa

Bahasa Inggris banyak digunakan di negara seperti Singapura, Malaysia, dan Filipina. Namun di tempat lain seperti Thailand, Vietnam, Korea Selatan, dan Indonesia, mempelajari bahasa setempat bisa sangat meningkatkan peluang kerja dan membantu Anda beradaptasi.

Sistem layanan kesehatan

Sebagian besar negara di Asia memiliki kombinasi layanan kesehatan publik dan swasta. Layanan publik bisa terjangkau, tetapi banyak ekspatriat memilih asuransi kesehatan swasta agar mendapat perawatan yang lebih cepat dan berkualitas. Penyedia seperti Insured Nomads menawarkan paket asuransi kesehatan internasional yang cocok untuk ekspatriat di Asia.

Upah minimum dan gaji

Upah minimum sangat beragam di Asia, tetapi gaji untuk tenaga profesional terampil umumnya kompetitif, terutama di industri teknologi, keuangan, dan manufaktur.

Biaya hidup

Biaya hidup bisa sangat berbeda antarnegara, bahkan antarkota. Singapura dan Seoul termasuk yang paling mahal, sedangkan Vietnam dan Filipina menawarkan gaya hidup yang lebih terjangkau.

Keamanan dan stabilitas

Sebagian besar negara Asia dalam panduan ini stabil secara politik dengan tingkat kejahatan yang rendah. Meski begitu, tetaplah mengikuti perkembangan aturan dan kebiasaan setempat.

Pilihan tempat tinggal

Pilihan hunian beragam, mulai dari apartemen mewah di pusat kota hingga rumah terjangkau di pinggiran. Pelajari pilihan sewa, harga rata-rata, dan lingkungan yang ramah ekspatriat sebelum pindah.

‍

1. Singapura: pusat bagi profesional bergaji tinggi dan pengembangan karier

Negara kepulauan yang rapi ini adalah salah satu kekuatan utama Asia Tenggara, tempat efisiensi bertemu peluang. Dengan infrastruktur kelas dunia, layanan kesehatan unggul, dan tata kelola yang baik, Singapura tidak hanya menawarkan standar hidup yang tinggi, tetapi juga standar kerja yang tinggi.

Bekerja di Singapura

Kalau hidup Anda serba terjadwal dan Google Calendar terasa seperti asisten pribadi, Singapura adalah tempat yang pas. Negara-kota ini berkembang berkat ketepatan, profesionalisme, dan inovasi. Gaji di bidang keuangan, teknologi, dan logistik termasuk yang tertinggi di Asia.

Singapura juga menjadi pusat strategis dan markas regional banyak perusahaan global, sehingga ruang Anda untuk berkembang lebih luas.

Biaya hidup:

Sewa tempat tinggal dan makan di luar tergolong mahal. Apartemen satu kamar tidur di pusat kota bisa mencapai sekitar USD 2.500 per bulan. Transportasi umum terjangkau dan andal.

Rata-rata gaji bulanan:

USD 3.500–7.000 (posisi tingkat menengah di bidang teknologi, keuangan, dan pemasaran).

Info visa: Ajukan Employment Pass (EP) jika Anda tenaga profesional yang sudah mendapat tawaran kerja. Informasi lengkap tersedia di situs Kementerian Tenaga Kerja Singapura.

2. Korea Selatan: tempat bermain bagi kreator dan ahli teknologi

Jika Anda digerakkan oleh seni, estetika, dan ambisi, Korea Selatan adalah arena kreatif Anda. Di sini istana berusia berabad-abad berdampingan dengan kafe berlampu neon, dan tradisi berpadu dengan tren modern.

Bekerja di Korea Selatan

Dari studio desain independen di Seoul hingga lokasi syuting film di Busan, Korea semakin menjadi magnet bagi kreator di bidang gim, mode, media, dan hiburan. Negara ini juga berkembang di bidang pengembangan perangkat lunak dan strategi bisnis.

Dengan industri budaya pop yang kuat dan ekosistem teknologi yang berkembang, Korea Selatan menginspirasi dan penuh peluang.

Biaya hidup:

Seoul mahal, tetapi kota lain lebih terjangkau. Siapkan sekitar USD 1.200–2.500 per bulan, tergantung lokasi.

Rata-rata gaji bulanan:

USD 2.500–5.000 (bidang desain, media, TI, dan digital).

Info visa: Visa E-7 ditujukan bagi tenaga profesional asing di bidang khusus. Cek syaratnya di portal imigrasi resmi Korea, Hi Korea.

3. Thailand: keseimbangan kerja dan gaya hidup bagi freelancer dan pekerja jarak jauh

Anda mendambakan keseimbangan: rapat Zoom yang produktif di pagi hari, lalu jus mangga di tepi pantai pada sore hari. Thailand menawarkan keduanya.

Bekerja di Thailand

Dengan budaya yang ramah, biaya hidup rendah, dan internet yang andal, Thailand menjadi pilihan utama bagi freelancer, pekerja jarak jauh, dan wirausahawan kreatif.

Chiang Mai dan Bangkok menjadi yang terdepan, dengan ruang kerja bersama, komunitas ekspatriat, dan banyak peluang di bidang pariwisata, e-commerce, pendidikan, dan layanan digital.

Thailand juga meluncurkan pilihan visa baru untuk pekerja jarak jauh, sehingga Anda lebih mudah bekerja secara legal sambil menikmati gaya hidupnya.

Biaya hidup:

USD 800–1.800 per bulan, termasuk sewa, makan, dan transportasi.

Rata-rata gaji bulanan:

USD 1.500–3.500 (pekerjaan jarak jauh atau posisi ekspatriat di bidang teknologi, konten, dan sejenisnya).

4. India: lingkungan serba cepat bagi profesional teknologi dan pendiri startup

Jika Anda nyaman di tengah kesibukan yang teratur dan ingin pekerjaan Anda berarti, India adalah tempat inovasi bertemu dampak.

Bekerja di India

India semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat teknologi dan startup global. Kota seperti Bengaluru, Hyderabad, dan Pune penuh peluang di bidang perangkat lunak, fintech, manajemen produk, dan teknik.

Baik Anda sedang membangun produk besar berikutnya maupun memecahkan masalah penting, bekerja di India berarti menjadi bagian dari ekosistem yang bergerak cepat dan punya tujuan.

Biaya hidup:

Bahkan di kota besar, biaya hidup relatif rendah. USD 500–1.200 per bulan sudah bisa menutup sebagian besar kebutuhan pokok.

Rata-rata gaji bulanan:

USD 1.000–3.000 (bidang teknologi, pemasaran jarak jauh, dan startup).

Info visa: Employment Visa tersedia bagi tenaga profesional terampil yang sudah mendapat tawaran kerja. Mulailah di portal resmi Indian Visa Online.

5. Vietnam: peluang yang terus tumbuh bagi talenta muda dan wirausahawan

Vietnam adalah bintang baru yang sering terlewat, padahal negara ini makin sulit diabaikan. Dengan ekosistem teknologi yang berkembang pesat dan lonjakan startup baru, Vietnam menawarkan peluang menarik bagi developer, pemasar, dan profesional di awal karier yang ingin cepat berkembang.

Bekerja di Vietnam

Ho Chi Minh City dan Hanoi menjadi pusat geliat ini, dengan komunitas wirausahawan, freelancer, dan pekerja jarak jauh yang membangun hal-hal baru. Ditambah biaya hidup rendah, budaya yang kaya, dan kuliner jalanan yang luar biasa, Anda mendapat lingkungan dinamis tempat kreativitas dan ambisi tumbuh.

Jika Anda siap membangun masa depan di tempat yang sedang melaju, Vietnam menanti Anda.

Biaya hidup:

Sangat terjangkau: USD 600–1.200 per bulan, termasuk sewa, makan, dan hiburan.

Rata-rata gaji bulanan:

USD 1.200–2.800 (bidang digital, kreatif, atau teknologi).

Info visa: Anda memerlukan izin kerja (Work Permit) dan Kartu Izin Tinggal Sementara (Temporary Residence Card atau TRC). Periksa persyaratan terbaru di situs resmi imigrasi Vietnam.

6. Malaysia: kenyamanan terjangkau dengan infrastruktur yang kuat

Kuala Lumpur menawarkan yang terbaik dari dua dunia: gedung pencakar langit, kuliner jalanan, dan ritme hidup yang santai. Kota ini cocok bagi profesional yang menginginkan kenyamanan tanpa kemewahan berlebihan dan pertumbuhan karier yang stabil.

Bekerja di Malaysia

Malaysia berkembang pesat di bidang layanan digital, teknik, dan e-commerce. Ada juga program visa untuk digital nomad, sehingga Anda mudah menetap sebagai pekerja jarak jauh.

Dengan bahasa Inggris yang banyak digunakan dan masyarakat yang beragam, Malaysia terasa ramah sekaligus praktis.

Biaya hidup:

USD 800–1.600 per bulan untuk sebagian besar gaya hidup.

Rata-rata gaji bulanan:

USD 1.800–3.500 (pekerjaan jarak jauh atau pekerjaan lokal di bidang teknologi dan bisnis).

7. Indonesia: gaya hidup kreatif dan pilihan kerja jarak jauh yang fleksibel

Di balik pantai Bali yang indah bak kartu pos, ada komunitas ruang kerja bersama, startup, dan profesional jarak jauh yang terus tumbuh.

Bekerja di Indonesia

Industri utama seperti teknologi, pariwisata, dan keberlanjutan menarik para profesional yang mencari fleksibilitas dan makna. Bali dan Jakarta menjadi pusat populer dengan infrastruktur yang baik dan jaringan ekspatriat yang kuat.

Indonesia menawarkan keseimbangan kerja dan gaya hidup yang sulit ditandingi, tetapi pastikan Anda meneliti infrastruktur di lokasi pilihan Anda.

Biaya hidup:

USD 600–1.400 per bulan, tergantung kota dan gaya hidup Anda.

Rata-rata gaji bulanan:

USD 1.200–2.500 (kerja jarak jauh atau pekerjaan di startup lokal).

Cek realitas: Infrastruktur berbeda-beda di setiap pulau, jadi lakukan riset terlebih dahulu.

8. Filipina: pusat kerja jarak jauh dan profesional outsourcing

Filipina telah menjadi salah satu tujuan paling populer di Asia bagi pekerja jarak jauh, profesional digital, dan ahli outsourcing. Dikenal dengan kemampuan bahasa Inggris yang kuat, masyarakat yang ramah, dan ekonomi digital yang terus tumbuh, negara ini menawarkan perpaduan ideal antara kerja dan gaya hidup.

Manila, Filipina

Metro Manila, Cebu, dan Davao adalah pusat utama bagi freelancer, startup, dan tim jarak jauh. Filipina sangat menarik bagi profesional di bidang layanan pelanggan, asisten virtual, pemasaran, pembuatan konten, dan layanan TI, berkat industri outsourcing-nya yang kuat.

Di luar pekerjaan, negara ini menawarkan pantai yang memukau, kota yang semarak, dan biaya hidup yang lebih rendah dibandingkan banyak negara Asia lainnya.

Biaya hidup:

Terjangkau. Anda bisa hidup nyaman dengan USD 700–1.500 per bulan, tergantung kota atau pulaunya.

Rata-rata gaji bulanan:

USD 1.200–2.500 (pekerjaan jarak jauh, layanan digital, pekerjaan kreatif, dan pekerjaan terkait outsourcing).

Info visa:

Filipina telah mengesahkan visa digital nomad melalui Perintah Eksekutif No. 86 tanggal 24 April 2025, dengan masa tinggal hingga satu tahun yang dapat diperpanjang. Banyak pekerja jarak jauh juga memakai visa turis jangka panjang yang bisa diperpanjang hingga beberapa bulan. Periksa status dan persyaratan terbaru di situs Departemen Luar Negeri Filipina (DFA) sebelum mengajukan.

Bonus: Siap bekerja lintas negara? Pastikan uang Anda juga siap.

Negara mana pun yang paling cocok untuk Anda, menerima bayaran dari klien internasional, pemberi kerja, atau platform freelance seharusnya tidak rumit. Dengan Grey, Anda bisa membuka akun USD, EUR, dan GBP secara gratis untuk menerima uang seperti warga lokal.

Grey dibuat untuk profesional seperti Anda: berwawasan global, dengan gaya hidup lokal.

Mengapa memilih Grey?

Buka akun internasional gratis Anda di Grey hari ini dan bekerjalah dari mana saja, sesuai cara Anda.

‍

Cara membuka rekening bank luar negeri untuk PayPal dan menerima pembayaran dari mana saja

•

•

2 menit baca

‍PayPal adalah salah satu platform yang paling banyak digunakan untuk mengirim dan menerima uang di seluruh dunia. Karena itu, PayPal penting bagi freelancer, pekerja remote, dan pemilik bisnis yang melayani klien internasional. Namun, banyak pengguna, terutama yang tinggal di luar AS, Inggris, dan Uni Eropa, kesulitan menghubungkan rekening bank luar negeri untuk PayPal agar bisa menarik saldo dengan lancar.

Jika Anda pernah terkendala pilihan penarikan yang terbatas, biaya konversi yang tinggi, atau transaksi yang lambat, membuka rekening bank luar negeri bisa menjadi jalan keluarnya. Anda bisa melakukannya dengan Grey.

Mengapa Anda butuh rekening bank luar negeri untuk PayPal?

Fitur PayPal berbeda-beda di setiap negara, dan di banyak negara pilihan penarikannya terbatas. Pengguna tetap bisa mengirim dan menerima uang, tetapi sering kesulitan menarik dana secara langsung. Inilah alasan rekening bank luar negeri menjadi solusi terbaik:

  • Penarikan PayPal lebih mudah: Rekening bank luar negeri bisa Anda hubungkan ke akun PayPal untuk menarik saldo dengan mudah.
  • Akses ke berbagai mata uang: Terima dan simpan dana dalam USD, GBP, dan EUR tanpa harus mengonversinya dengan biaya mahal.
  • Biaya lebih rendah dan kurs lebih baik: Bank konvensional sering mengenakan biaya tersembunyi dan kurs yang kurang menguntungkan, sedangkan rekening luar negeri membantu Anda memaksimalkan pendapatan.
  • Keuangan lebih fleksibel: Belanjakan, tabung, atau kirim saldo PayPal Anda ke seluruh dunia tanpa batasan.

Cara membuka rekening bank luar negeri di Grey untuk pembayaran PayPal

1. Daftar di Grey

Membuat akun Grey cepat dan mudah, cukup dengan beberapa data pribadi. Berikut cara memulainya:

Halaman Grey dengan tombol untuk mulai mendaftar akun secara gratis
  • Pilih negara Anda: Pilih negara tempat tinggal Anda saat ini. Ini membantu Grey menyesuaikan proses pendaftaran dengan lokasi Anda.
Layar pemilihan negara tempat tinggal saat mendaftar di Grey

‍

  • Isi data Anda: Anda akan diminta mengisi nama lengkap, alamat email, dan nomor telepon, lalu membuat kata sandi yang aman.
Formulir nama, email, nomor telepon, dan kata sandi saat membuat akun Grey
  • Verifikasi email Anda: Grey akan mengirimkan kode sekali pakai (OTP) ke alamat email Anda. Masukkan kode tersebut untuk menyelesaikan langkah ini.
Layar verifikasi email dengan kolom kode OTP di Grey
  • Setelah akun siap, Anda bisa lanjut ke verifikasi identitas.

2. Verifikasi identitas Anda agar akun aman

Berikut dokumen yang perlu Anda siapkan:

  • Kartu identitas resmi dari pemerintah: Paspor atau kartu identitas nasional yang masih berlaku. Pastikan fotonya jelas dan datanya terbaru.
  • Bukti alamat: Tagihan utilitas atau rekening koran terbaru untuk memverifikasi lokasi Anda. Grey menggunakan dokumen ini untuk memastikan tempat tinggal Anda.
  • Kirim dokumen untuk ditinjau: Setelah diunggah, Grey akan meninjau dokumen Anda. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa hari kerja. Informasi yang jelas dan akurat akan mempercepat persetujuan.

3. Akses rekening global Anda

Setelah identitas Anda terverifikasi, Anda bisa mengakses rekening bank Anda.

  • Masuk ke akun Grey Anda.
  • Buka bagian “Accounts”, lalu pilih “Create Account”.
  • Pilih mata uang yang sesuai untuk transaksi PayPal Anda, yaitu USD atau GBP. Menurut pusat bantuan Grey, setoran EUR dari PayPal saat ini otomatis ditolak.
  • Detail rekening global Anda, termasuk nomor rekening dan routing number (untuk USD), akan langsung dibuat.

Dengan rekening valas Grey, Anda kini bisa menghubungkannya ke PayPal dan menarik pembayaran dengan mudah.

Cara menghubungkan rekening bank luar negeri Grey ke PayPal

Setelah akun Grey Anda siap, menghubungkannya ke PayPal cukup mudah:

  1. Masuk ke PayPal dan buka bagian Wallet (Dompet).
  2. Klik “Link a Bank Account” (Hubungkan rekening bank), lalu masukkan detail rekening luar negeri dari Grey. Pastikan nama di rekening Grey sama dengan nama di akun PayPal Anda.
  3. PayPal akan mengirim setoran kecil untuk verifikasi. Cek akun Grey Anda, lalu masukkan nominalnya di PayPal untuk konfirmasi.
  4. Setelah terverifikasi, Anda bisa menarik saldo PayPal langsung ke Grey.

Baca juga: Cara menerima pembayaran dari PayPal

Mengapa Grey pilihan terbaik untuk menarik saldo PayPal

Berikut alasan utama Grey menjadi pilihan terbaik untuk menarik saldo PayPal:

  • Tanpa biaya tersembunyi: Biaya yang transparan, sehingga lebih banyak pendapatan yang tetap di tangan Anda.
  • Simpan berbagai mata uang: Kelola keuangan dalam USD, GBP, atau EUR tanpa konversi paksa.
  • Transfer internasional yang umumnya cepat: Terima dan kirim uang ke seluruh dunia tanpa perlu menunggu lama.
  • Akses global: Kelola uang Anda kapan saja dan di mana saja dengan Grey.
  • Penarikan langsung: Pindahkan dana ke rekening bank lokal Anda dengan mudah.

Mulai terima pembayaran PayPal dengan Grey hari ini

Buka rekening bank luar negeri untuk PayPal di Grey hari ini dan nikmati akses mudah ke dana Anda. Baik Anda freelancer, pemilik bisnis, maupun pekerja remote, Grey menyederhanakan pembayaran internasional agar Anda bisa fokus pada hal yang benar-benar penting.

Buat akun Grey Anda sekarang atau unduh aplikasinya untuk menikmati layanan keuangan global yang inklusif, dirancang agar Anda bisa membawa impian melintasi batas negara.

‍

Negara terbaik untuk kerja di Afrika: gaji, pasar kerja, dan tips pindah

•

•

2 menit baca

Afrika dengan cepat menjadi pusat peluang kerja, berkat ekonominya yang beragam, budayanya yang kaya, dan permintaan tenaga profesional terampil yang terus naik. Di banyak negara Afrika, bisnis dijalankan dengan rasa kebersamaan yang kuat, dan hubungan pribadi sama pentingnya dengan hubungan profesional. Nilai tradisional seperti "Ubuntu" (keyakinan akan ikatan berbagi universal yang menyatukan seluruh umat manusia) membentuk budaya kerja dan menawarkan suasana yang berbeda dari lingkungan kerja yang serba cepat dan individualistis.

Bagi Anda yang ingin memperluas wawasan, kerja di Afrika bukan sekadar masuk ke pasar kerja yang sedang tumbuh. Di sana, perkembangan karier berjalan beriringan dengan pengalaman budaya. Jadi, jika Anda mencari kemajuan karier sekaligus hubungan yang lebih dalam dengan dunia, Afrika bisa menjadi petualangan besar Anda berikutnya.

Sebelum pindah, ada beberapa faktor penting yang perlu Anda pertimbangkan sebelum kerja di Afrika:

  • Bahasa

Keragaman bahasa adalah faktor penting di Afrika. Bahasa Inggris, Prancis, dan Portugis umum digunakan di banyak negara, tetapi bahasa lokal juga banyak dipakai. Mempelajari bahasa lokal atau bahasa resmi yang luas penggunaannya, seperti bahasa Inggris atau Prancis, dapat meningkatkan peluang kerja Anda dan memudahkan adaptasi.

  • Sistem layanan kesehatan

Sistem layanan kesehatan di Afrika beragam, dan layanan kesehatan publik di beberapa wilayah masih terbatas. Banyak ekspatriat memilih asuransi kesehatan swasta agar mendapat layanan yang lebih baik. Dengan penyedia seperti Insured Nomads, ekspatriat bisa mendapatkan perlindungan menyeluruh, ketenangan pikiran, dan akses ke layanan medis terbaik di mana pun mereka berada.

  • Upah minimum dan gaji

Upah minimum sangat bervariasi antarnegara Afrika. Meneliti kisaran gaji di negara tujuan membantu Anda menetapkan ekspektasi keuangan yang realistis.

  • Biaya hidup

Biaya hidup bisa sangat berbeda antarkota dan antarwilayah. Pastikan Anda memahami biaya tempat tinggal, makanan, transportasi, dan pengeluaran harian lainnya di lokasi baru.

  • Keamanan dan stabilitas

Keamanan adalah pertimbangan penting. Beberapa wilayah mungkin mengalami ketidakstabilan politik, jadi penting untuk meneliti kondisi keamanan di negara tujuan.

  • Pilihan tempat tinggal

Pasar perumahan berbeda di setiap wilayah, dan mencari tempat tinggal yang nyaman bisa sulit di beberapa daerah. Pelajari pilihan sewa dan lingkungan tempat tinggal sebelum mengambil keputusan.

Berikut beberapa negara terbaik untuk kerja di Afrika.

Afrika Selatan: ekonomi terdepan dengan sektor kerja yang beragam

Kerja di Afrika Selatan

Afrika Selatan adalah salah satu ekonomi paling maju di Afrika, dengan banyak peluang, terutama di bidang keuangan, pertambangan, pertanian, dan teknologi. Kota seperti Johannesburg dan Cape Town menjadi pusat yang ramai bagi pekerja terampil, khususnya di bidang keuangan, TI, dan teknik.

Upah minimum di Afrika Selatan sekitar ZAR 4.500 (sekitar USD 220) per bulan. Meski gaji di beberapa sektor bisa lebih rendah, ekspatriat di industri yang banyak dicari seperti TI, teknik, dan keuangan bisa mendapatkan gaji yang kompetitif.

Afrika Selatan memiliki sistem layanan kesehatan campuran, dengan pilihan publik dan swasta. Banyak ekspatriat memilih layanan swasta karena layanan publik bisa terbatas di beberapa daerah. Biaya hidup berbeda di setiap kota, dan Cape Town serta Johannesburg termasuk yang paling mahal. Beberapa kota yang lebih terjangkau di Afrika Selatan antara lain Durban, Gqeberha (dulu Port Elizabeth), dan Kimberley.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Pasar kerja: ekonomi Afrika Selatan digerakkan oleh industri seperti pertambangan, keuangan, manufaktur, dan teknologi. Permintaan pekerja terampil yang terus tumbuh di bidang TI, teknik, dan keuangan membuka banyak peluang bagi ekspatriat.
  • Penghasilan dan inflasi: gaji bervariasi tergantung industri dan lokasi. Inflasi dan fluktuasi nilai tukar dapat memengaruhi daya beli.
  • Situs lowongan kerja: situs lowongan kerja populer antara lain LinkedIn, PNet, dan Careers24.
  • Budaya kerja:
    • Budaya bisnis cenderung formal dan menghormati otoritas.
    • Jejaring berperan penting dalam mencari peluang kerja.
  • Urusan perbankan: membuka rekening bank di Afrika Selatan memerlukan bukti tempat tinggal. Banyak ekspatriat memulai dengan layanan perbankan global online sebelum membuka rekening lokal.

Kenya: pusat teknologi yang sedang tumbuh dan ekonomi berkembang

Kerja di Kenya

Kenya dengan cepat menjadi pusat teknologi dan inovasi di Afrika, terutama Nairobi yang sering dijuluki "Silicon Savannah". Negara ini mencatat pertumbuhan besar di sektor teknologi, keuangan, dan agribisnis, dengan banyak peluang karier bagi tenaga profesional terampil.

Upah minimum di Kenya sekitar KES 15.000 (sekitar USD 120) per bulan. Namun, profesional di sektor teknologi dan keuangan bisa mendapatkan gaji lebih tinggi, dan besarnya gaji sangat bergantung pada industri.

Sistem layanan kesehatan Kenya mencakup pilihan publik dan swasta. Biaya hidup di Nairobi bisa lebih tinggi daripada di wilayah lain di negara itu, tetapi tetap terjangkau dibandingkan banyak kota di negara Barat.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Pasar kerja: Kenya mencatat pertumbuhan kuat di sektor teknologi, agribisnis, dan keuangan. Dengan Nairobi sebagai pusat teknologi terkemuka, permintaan tenaga TI, insinyur, dan pemasar digital terus meningkat.
  • Penghasilan dan inflasi: gaji di kawasan ini bisa lebih rendah dibandingkan kawasan lain, tetapi peluang kerja jarak jauh dan freelance terus bertambah.
  • Situs lowongan kerja: situs lowongan kerja populer antara lain LinkedIn, BrighterMonday, dan MyJobMag.
  • Budaya kerja:
    • Lingkungan kerja umumnya formal, dengan penekanan pada hierarki dan rasa hormat kepada atasan.
    • Hubungan pribadi dan jejaring sangat menentukan kesuksesan kerja.
  • Urusan perbankan: membuka rekening bank di Kenya memerlukan bukti identitas dan tempat tinggal lokal. Banyak ekspatriat menggunakan layanan perbankan global online agar terhindar dari kerumitan dengan bank lokal.

Nigeria: salah satu ekonomi terbesar di Afrika dengan banyak peluang kerja

Kerja di Nigeria

Nigeria adalah salah satu ekonomi terbesar di Afrika dan menawarkan beragam peluang di sektor minyak dan gas, keuangan, telekomunikasi, dan teknologi. Lagos, Abuja, dan Port Harcourt adalah kota utama bagi profesional terampil, terutama di bidang teknologi, keuangan, dan energi.

Upah minimum bulanan di Nigeria sekitar NGN 70.000 (sekitar USD 60). Namun, profesional bisa mendapatkan gaji jauh di atas upah minimum nasional di industri yang banyak dicari seperti minyak dan gas, TI, dan keuangan.

Sistem layanan kesehatan Nigeria merupakan gabungan penyedia publik dan swasta. Banyak ekspatriat memilih layanan swasta karena kualitasnya lebih baik. Biaya hidup di kota seperti Lagos relatif tinggi, tetapi tetap terjangkau dibandingkan banyak kota besar lain di dunia.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Pasar kerja: ekonomi Nigeria ditopang oleh industri seperti minyak dan gas, pertanian, telekomunikasi, dan keuangan. Ekspatriat dengan keahlian di bidang ini, juga di bidang TI dan teknik, bisa menemukan peluang yang menguntungkan.
  • Penghasilan dan inflasi: gaji sangat bervariasi tergantung pengalaman dan lokasi, dan inflasi dapat memengaruhi daya beli.
  • Situs lowongan kerja: situs lowongan kerja populer antara lain LinkedIn, Jobberman, dan MyJobMag.
  • Budaya kerja:
    • Hubungan bisnis sering kali dibangun di atas kepercayaan dan koneksi pribadi.
    • Ketepatan waktu dan rasa hormat kepada atasan penting di tempat kerja Nigeria.
  • Urusan perbankan: ekspatriat memerlukan rekening bank Nigeria untuk menerima pembayaran. Banyak yang memilih memakai layanan perbankan global terlebih dahulu sebelum beralih ke rekening bank lokal.

Mesir: ekonomi dinamis dengan peluang bagi profesional terampil

Kerja di Mesir

Mesir, salah satu ekonomi terbesar dan paling berpengaruh di Afrika, menawarkan beragam peluang kerja, terutama di bidang keuangan, pariwisata, teknologi, dan manufaktur. Kairo, pusat ekonominya, menarik profesional perbankan, TI, dan teknik, sementara Alexandria dan New Cairo juga tumbuh menjadi pusat bisnis baru.

Upah minimum di Mesir sekitar EGP 3.500 (sekitar USD 115) per bulan, meski gaji sangat bervariasi tergantung industri dan pengalaman. Ekspatriat di sektor seperti teknologi, keuangan, dan energi bisa mendapatkan gaji kompetitif, terutama di perusahaan multinasional.

Mesir memiliki sistem layanan kesehatan campuran, dengan pilihan publik dan swasta. Banyak ekspatriat memilih layanan swasta karena kualitas dan aksesnya lebih baik. Biaya hidup relatif terjangkau, meski tempat tinggal di kawasan elite bisa mahal.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Pasar kerja: ekonomi Mesir digerakkan oleh keuangan, telekomunikasi, manufaktur, dan pariwisata. Pemerintah juga berinvestasi di bidang teknologi dan infrastruktur, sehingga membuka peluang bagi profesional terampil.
  • Penghasilan dan biaya hidup: gaji bervariasi menurut industri, dan meski biaya hidup umumnya lebih rendah daripada di banyak negara Afrika, barang impor dan sekolah swasta bisa mahal.
  • Situs lowongan kerja: situs lowongan kerja yang berguna antara lain LinkedIn, Wuzzuf, dan Bayt.
  • Budaya kerja:
    • Lingkungan profesional cenderung hierarkis, dan rasa hormat kepada senior sangat penting.
    • Jejaring dan koneksi pribadi berperan besar dalam mendapatkan pekerjaan.
  • Urusan perbankan: membuka rekening bank di Mesir memerlukan bukti tempat tinggal. Banyak ekspatriat memulai dengan layanan perbankan global online untuk mengelola transaksi internasional sebelum beralih ke rekening lokal.

Senegal: ekonomi Afrika Barat yang berkembang dengan peluang kerja yang terus bertambah

Kerja di Senegal

Senegal, salah satu ekonomi paling stabil di Afrika Barat, menawarkan berbagai peluang kerja, terutama di bidang keuangan, pertanian, pariwisata, dan telekomunikasi. Dakar, ibu kota sekaligus pusat ekonominya, menarik profesional di bidang perbankan, teknologi, dan perdagangan internasional, sementara wilayah lain mengembangkan industri energi terbarukan dan perikanan.

Upah minimum di Senegal sekitar XOF 64.000 (sekitar USD 105) per bulan, meski gaji sangat bervariasi tergantung industri dan pengalaman. Ekspatriat di sektor yang banyak dicari seperti TI, teknik, dan keuangan bisa mendapatkan gaji kompetitif, terutama di perusahaan multinasional atau LSM.

Senegal memiliki pilihan layanan kesehatan publik dan swasta, dan klinik swasta menawarkan layanan yang lebih berkualitas. Meski biaya hidup di Dakar relatif tinggi dibandingkan kota lain di Afrika Barat, kota ini tetap terjangkau bagi banyak ekspatriat.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Pasar kerja: ekonomi Senegal digerakkan oleh industri seperti keuangan, telekomunikasi, pertanian, dan infrastruktur. Dorongan pemerintah untuk transformasi digital juga membuka peluang baru di bidang teknologi dan kewirausahaan.
  • Penghasilan dan biaya hidup: gaji bervariasi menurut sektor, dan meski pengeluaran harian terjangkau, barang impor dan tempat tinggal di Dakar bisa mahal.
  • Situs lowongan kerja: situs lowongan kerja yang berguna antara lain LinkedIn, Emploi Dakar, dan Senjob.
  • Budaya kerja:
    • Hubungan bisnis dibangun di atas kepercayaan, dan jejaring sangat penting untuk perkembangan karier.
    • Bahasa Prancis adalah bahasa bisnis utama, jadi kefasihan sering kali dibutuhkan untuk posisi profesional.
  • Urusan perbankan: membuka rekening bank di Senegal biasanya memerlukan bukti tempat tinggal. Banyak ekspatriat menggunakan layanan perbankan global online untuk mengelola transaksi internasional sebelum membuka rekening lokal.

Namibia: ekonomi stabil dengan peluang di industri utama

Kerja di Namibia

Namibia, salah satu negara paling stabil secara politik dan ekonomi di Afrika, menawarkan berbagai peluang kerja, terutama di bidang pertambangan, pariwisata, pertanian, dan energi terbarukan. Windhoek, ibu kota sekaligus pusat ekonominya, menjadi rumah bagi industri yang berkembang seperti perbankan, perdagangan, dan logistik, sementara wilayah seperti Erongo dan Otjozondjupa menjadi pusat pertambangan dan manufaktur.

Upah minimum di Namibia berbeda menurut sektor, dengan pekerja rumah tangga menerima upah dasar NAD 1.564 (sekitar USD 85) per bulan. Namun, profesional terampil, terutama di bidang teknik, energi, dan keuangan, bisa mendapatkan gaji jauh lebih tinggi, khususnya di perusahaan multinasional atau proyek yang didukung pemerintah.

Namibia memiliki sistem layanan kesehatan campuran dengan fasilitas publik dan swasta. Layanan kesehatan swasta menawarkan kualitas lebih baik dan menjadi pilihan banyak ekspatriat. Biaya hidup di Windhoek relatif tinggi dibandingkan kota lain di Namibia, tetapi tetap terjangkau dibandingkan kota-kota besar dunia.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Pasar kerja: ekonomi Namibia digerakkan oleh pertambangan (berlian, uranium, dan emas), pariwisata, pertanian, dan energi terbarukan. Inisiatif pemerintah di bidang infrastruktur dan energi hijau membuka peluang baru bagi pekerja terampil.
  • Penghasilan dan biaya hidup: gaji sangat bervariasi tergantung industri dan tingkat pengalaman. Biaya hidup tergolong sedang, tetapi barang impor bisa mahal karena Namibia sangat bergantung pada impor.
  • Situs lowongan kerja: situs lowongan kerja yang berguna antara lain LinkedIn, PNet, dan Namijob.
  • Budaya kerja:
    • Budaya bisnis umumnya formal, dengan rasa hormat pada hierarki dan protokol.
    • Bahasa Inggris adalah bahasa resmi, sehingga ekspatriat lebih mudah berbaur di dunia kerja.
  • Urusan perbankan: membuka rekening bank di Namibia memerlukan bukti tempat tinggal dan pekerjaan. Banyak ekspatriat menggunakan layanan perbankan global online untuk transaksi internasional sebelum membuka rekening lokal.

Maroko: pusat perdagangan, pariwisata, dan industri di Afrika Utara

Kerja di Maroko

Maroko, salah satu ekonomi paling dinamis di Afrika Utara, menawarkan beragam peluang kerja di bidang perdagangan, pariwisata, manufaktur, dan energi terbarukan. Casablanca, pusat keuangan negara itu, menarik profesional di bidang perbankan, TI, dan logistik, sementara Marrakesh dan Agadir menjadi pusat utama industri pariwisata.

Upah minimum di Maroko sekitar MAD 3.100 (sekitar USD 310) per bulan, meski gaji bervariasi tergantung industri dan pengalaman. Profesional terampil di sektor seperti keuangan, teknologi, dan teknik bisa mendapatkan penghasilan lebih tinggi, terutama di perusahaan multinasional atau proyek pemerintah.

Maroko memiliki sistem layanan kesehatan publik dan swasta, dan klinik swasta menawarkan layanan lebih baik dengan waktu tunggu lebih singkat. Biaya hidup relatif terjangkau, tetapi kota besar seperti Casablanca dan Rabat bisa lebih mahal.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan:

  • Pasar kerja: ekonomi Maroko digerakkan oleh industri seperti perdagangan, pariwisata, manufaktur otomotif, dan energi terbarukan. Investasi pemerintah di bidang infrastruktur dan digitalisasi membuka lebih banyak peluang.
  • Penghasilan dan biaya hidup: gaji sangat bervariasi, dan meski pengeluaran harian masih terjangkau, tempat tinggal di kota besar bisa mahal.
  • Situs lowongan kerja: situs lowongan kerja populer antara lain LinkedIn, Rekrute, dan Emploi.ma.
  • Budaya kerja:
    • Budaya bisnis memadukan interaksi formal dan berbasis hubungan, dan jejaring berperan penting.
    • Bahasa Prancis dan Arab adalah bahasa bisnis utama, jadi kefasihan dalam salah satunya sering kali diperlukan untuk posisi profesional.
  • Urusan perbankan: membuka rekening bank di Maroko memerlukan bukti tempat tinggal dan pekerjaan. Banyak ekspatriat memulai dengan layanan perbankan global online untuk transaksi internasional sebelum membuka rekening lokal.

Petualangan karier Anda berikutnya menanti di Afrika

Baik Anda mempertimbangkan Afrika Selatan, Kenya, Nigeria, maupun negara Afrika lainnya, benua ini punya banyak peluang bagi profesional terampil. Akses ke layanan keuangan yang efisien, seperti layanan perbankan global online, dapat memudahkan kepindahan Anda dan membantu mengelola keuangan selama beradaptasi di tempat baru.

Buka akun Grey hari ini dan siapkan kepindahan Anda ke Afrika dengan lebih tenang.

‍

Arrow (up)

Kembali ke atas