Kirim uang dari Indonesia ke India
Tagihan pemasok India yang harus lunas dalam rupee
Pembeli di Indonesia yang berurusan dengan India biasanya bukan pengirim sesekali. Mereka importir di Surabaya, Medan, atau Semarang dengan jadwal tagihan yang berulang: satu kontainer kain per kuartal, satu pengiriman bahan farmasi per bulan, satu faktur suku cadang setiap kali lini produksi dirawat.
Faktur seperti itu ditulis dalam rupee dan dianggap lunas hanya bila jumlah rupee yang disepakati masuk utuh ke rekening pemasok. Grey membayarkan INR langsung ke rekening bank India atau UPI ID, dan menampilkan jumlah yang akan diterima sebelum Anda mengonfirmasi pembayaran.
Cara membayar pemasok di India

Daftar
Isi saldo
Kirim rupee
Menghitung ongkos pembayaran ke India
Ada dua angka yang membentuk ongkos itu: biaya yang tertulis dan kurs yang dipakai. Penyedia yang mengiklankan bebas biaya tetap mengambil bagiannya di dalam kurs, dan bagian itu tidak muncul di bukti transfer mana pun.
Grey memisahkan keduanya. Kurs konversi dan biaya tampil berdampingan sebelum konfirmasi, sehingga catatan pembelian Anda mencantumkan ongkos yang sebenarnya, bukan perkiraan setelah dana keluar.

Kurs terkunci sejak Anda menyetujui

Faktur India dibuat dalam rupee dengan jumlah tetap. Jika kurs bergerak antara saat Anda mengirim dan saat dana diselesaikan, kekurangan sekecil apa pun membuat faktur itu belum lunas dan pengiriman berikutnya tertahan.
Karena itu Grey mengunci kurs pada saat konfirmasi. Jumlah INR yang tampil di layar Anda di Indonesia adalah jumlah yang masuk ke rekening pemasok di India.


Grey dibandingkan telegraphic transfer dari bank di Indonesia
Yang diterima pemasok Anda di India

Kredit ke rekening bank

Pembayaran ke UPI ID

GreyTag antar pengguna
Jalan masuk dana ke akun Grey Anda
Pembayaran pembeli ekspor
Pembayaran platform dan klien
GreyTag dari rekan
Yang dibayar orang Indonesia ke India
Farmasi
Tekstil
Mesin dan suku cadang
Jasa pendukung
Mengapa Grey untuk pembayaran Indonesia ke India
Hubungan dagang dengan pemasok India dibangun dari pembayaran yang tidak pernah kurang dan tidak pernah terlambat. Kepastian jumlah rupee adalah bagian dari hubungan itu, sama pentingnya dengan mutu barang yang dikirim.



